Tuntut Kenaikan Tarif, Driver Online Gelar Aksi Demo di Kantor Shopee Surabaya

Reporter : Ade Resty
Aksi demonstrasi driver online di Kantor Shopee, Surabaya

selalu.id - Puluhan driver online yang bergabung Federasi Penggiat Online (Fine) menggeruduk Kantor Shopee Jalan Ronggolawe, Surabaya, Kamis (22/9/2022). Mereka menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikan tarif.

Puluhan driver yang mengenakan jaket warna oranye shopee itu berunjuk rasa dengan menuntut penyesuaian tarif sebesar Rp 2.500 ribu per kilometer.

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa IzinĀ 

Hal itu mereka lakukan, karena ikut terdampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Tuntutan terkait penyesuaian tarif yang dimana untuk saat ini per 4 km sekitar 6400. Jadi kita menuntut kepada pihak Shopee,"kata Ketua DPD Fine Jawa Timur, Syarif Novianto.

Syarif menjelaskan, pihaknya juga menuntut kepada Shopee Food untuk memberi fitur tambahan 'Rating Untuk Customer' dan revisi kode etik kemitraan

"Kerjasama dengan Instansi maupun Korporasi untuk Shelter Parkir Mitra Shopee guna melakukan pontoon don meningkatkan pendapatan Mitra Shopee,"ujarnya.

Dalam aksi tersebut, Syarif menjelaskan, perwakilan mereka telah berupaya melakukan audiensi sejak Kamis (15/9/2022) lalu. Namun, pihak manajemen shopee tidak merespon.

Kemudian, pihaknya juga telah melakukan mediasi di Polrestabes Surabaya, Rabu (21/9/2022) kemarin. Namun, hasilnya tetap sama.

Baca juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Kami berharap aksi hari ini ada hasil,"ujarnya.

Lebih lanjut Syarif menekankan kembali, pihaknya tetap ingin menyesuaikan tarif agar pendapatan driver online shopee juga ikut naik.

"Tarif hitungannya antara 3-4 km itu Rp 6400 ribu. Pinginnya naik sekisar Rp2000 ribu rupiah. Dengan minimal 4 km, jadi Rp 8000 ribu bersihnya,"tuturnya.

Usulan kenaikan tarif, lanjut Syarif, belum bisa dikabulkan oleh manajemen dengan alasan terkait inflasi. Menaikkan tarif disebut akan berdampak pada kebangkrutan.

Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Mereka beralasan bahwasanya terkait usulan ini secara evaluasi dan analisa mengenai inflasi segala macam dari pihak shopee, itu akan mengalami kebangkrutan dari pihak shopee,"ucapnya.

Syarif menambahkan, pihaknya akan tetap bertahan denga usulan kenaikan tarif tersebut hingga dikabulkan.

"Kami akan bertahan disini entah sampai kapan. Sampai pada waktu manajemen menyatakan usulan sudah diterima oleh manajemen pusat. Karena kita sudah melalui proses-proses yang panjang dan puncak sampai disni,"tegasnya. (Ade/SL1)

 

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru