selalu.id - Festival Pendalungan sebagai hari jadi Kota Probolinggo (Hadipro) ke 663 di Stadion Bayuangga menyisahkan pekerjaan rumah (PR) yakni tumpukan sampah
Dari data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tercatat selama festival pendalungan berlangsung jumlah kontribusi yang masuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebanyak 12 ton selama 10 hari festival tersebut berlangsung.
"Kegiatan fertival berlangsung mulai 2-11 September kemarin rata rata setiap harinya mencapai 1 ton sampah namun untuk pembukaan dan penutupan masing masing 2 ton. Jadi totalnya kisaran 12 ton sampah yang masuk TPA," kata Kepala DLH Kota Probolinggo, Rachma Deta Antariksa, Kamis (15/9/2022).
Selama kegiatan berlangsung, lanjut Deta, pihaknya menempatkan petugas khusus untuk membersihkan sampah di arena festival.
Baca juga: Komplotan Maling Sapi Tertangkap di Probolinggo
"Jadi setiap hari petugas stanby untuk pembersihan sampah dari pengunjung disana," tegasnya.
Sampah yang diperoleh dari festival itu terbagi menjadi dua jenis sampah yakni sampah organik dan sampah non organik mulai dari kertas, plastik dan beberapa jenis sampah lainnya.
Baca juga: Hujan Meluas, Delapan Kecamatan di Probolinggo Terendam Banjir
"Alhamdulillah persoalan sampah dapat teratasi dengan baik.mulai dari pembukaan hingga penutupan festival pendalungan," ujarnya. (FUD/SL1)
Editor : Redaksi