Begini Kronologi Pemuda Dihajar Warga di G-Walk Citraland Surabaya

Reporter : Ade Resty
Screen shoot video yang beredar

selalu.id - Pemuda yang dikeroyok warga di kawasan G Walk, kompleks perumahan Citraland, Surabaya sudah diamankan polisi. Pelaku dikateahui berinisal PA (40).

Disebutkan, PA dihajar warga lantaran ketahuan mencuri motor Yamaha N Max yang bernopol S 6949 ABE.

Baca juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Kanitreskrim Polsek Lakarsantri, Ipda Bambang Setiawan, mengatakan bahwa pelaku PA mengambil sepeda motor tersebut menggunakan kunci palsu.

"Mengambil motor korban itu dengan menggunakan Kunci Palsu,"kata Ipda Bambang, Sabtu (2/7/2022).

Ipda Bambang, menjelaskan kronologi pencuri motor tersebut, awalnya sekira pukul 20.00 WIB. Pemilik motor atau korban setelah makan di AKJ Gwalk. Saat kembali, korban melihat sepeda motor miliknya dibawa seseorang.

"Korban melihat motornya telah di bawa dan di naiki oleh seseorang yang tidak dikenal,"ujar Ipda Bambang.

Kemudian, lanjutnya, saat korban melihat motornya dinaiki pelaku. Korban langsung mengejar dan menarik motor dari belakang. Lalu, korban dan pelaku terjatuh.

Baca juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Korban dan pelaku terjatuh dan di amankan oleh security serta warga sekitar,"jelasnya.

Sebelumnya, beredar Video seorang pemuda dihajar warga. Diduga pemuda tersebut adalah pelaku pencurian motor.

Terlihat dari video, warga mengeroyok seorang pemuda berjaket oranye. Pemuda tersebut menjadi bulan-bulanan warga dengan melayangkan bogem serta tendagan. Beberapa diantaranya berteriak maling.

"Maling yo koen, maling yo (maling kamu ya, maling ya)," teriak salah satu warga sembari melayangkan pukulan.

Baca juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Beruntung beberapa diantaranya termasuk pria dengan baju cokelat dan berompi hijau yang bertuliskan satpam mengamankan serta melindungi warga tersebut dari bulan-bulanan massa.

"Amano zak, Amano. Deleh mburi ae. (Amankan zak, amankan. Taruh bekalang saja)," ujar pria dalam video berdurasi 21 detik tersebut.

Oleh dua petugas keamanan, pemuda tersebut diamankan ke kantornya guna melindungi dari amukan massa. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru