Ini Sikap Ketua DPRD Surabaya Terkait Kasus Dugaan Perselingkuhan Anggotanya

Reporter : Ade Resty
Gedung DPRD Surabaya. Foto: Istimewa

selalu.id - Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, menyebut bahwa kasus dugaan perselingkungan dan penganiayaan istri siri dari salah satu anggotanya adalah ranah pribadi

"Kami cermati dulu karena ini masalah pribadi yang diketahui banyak orang," kata Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono, Jumat (10/6/2022).

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Awi mengungkapkan bawah kasus yang terjadi dari anggota tersebut  seharusnya dicermati bersama sebelum berasumsi.

"Ini kan (berita) baru. Mohon dicermati dulu. Kami juga masih mencermati dan melihat kelanjutannya bagaimana," kata dia.

Ia pun menegaskan tak ingin berasumsi dengan kasus tersebut. Sebab itu merupakan privasi seseorang.

Baca juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

"Ini ranah pribadi," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, istri sirih Anggota DPRD Komisi B Kota Surabaya melapor ke polisi terkait penganiayaan oleh seorang wanita yang berduaan bersama wanita lain di lantai 12 Apartemen Puncak Bukit Golf, Jalan Bukit Darmo, Kamis (09/06/2022) jam 00.15 WIB.

Baca juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Saat konfirmasi dari selalu.id, Kapolsek Dukuh Pakis Kompol Agung Widoyoko, mengaku menerima laporan penganiayaan tersebut dan akan ditindaklanjuti dengan mediasi pada Sabtu, (11/06/2022).

"Memang ada pengaduan cewek. Dianiaya sama cewek juga nah itu belum masukkan kesana. Belum laporan hanya pengaduan,"ujarnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru