Viral Taksi di Surabaya Dipenuhi Makanan Ringan, Ini Sosok Sopirnya

Reporter : Ade Resty
Sur Gudianto Huang menunjukkan makanan ringan yang ada di dalam taksinya

selalu.id - Sopir taksi di Surabaya sempat Viral di twitter, sebab mobilnya dipenuhi jajanan yang diberikan kepada penumpang secara gratis.

Sopir tersebut bernama Sur Gudianto Huang (57), ia adalah sosok dibalik taksi yang diipenuhi jajanan yang 4 tahun bekerja sejak 2018 silam.

Baca juga: Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Saat bertemu dengan selalu.id, disela-sela ia bekerja. Gudianto nampak bersemangat menunjukkan isi taksinya yang bersih dan penuh jananan.

Ia meletakkan berbagai jenis makanan dan minuman di dalamnya.

"Saya ada obat-obatan juga, vitamin ada. Kita membantu kalau ada yang sakit, pusing mual, di taksi saya sering," ujar kepada Selalu.id, Senin (23/5/2022).

Gudianto, mulai menjadi sopir taksi online sejak 2018 silam. Sejak itu pula, ia memasang berbagai macam jajanan di tempatnya.

"Ini inisiatif saya sendiri, saingan kan banyak, jadi harus beda dari yang lain. Kalau ada jajan-jajan dan taksi bersih, orang senang langganan dengan kita," tuturnya.

Tujuannya sederhana, ia hanya ingin memberikan pelayanan terbaik kepada semua pelanggannya. Sehingga setiap orang bahagia ketika berada di taksinya.

Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

"Berbagi kepada sesama itu kan baik, tidak melihat suku, agama, tidak ada gab," ungkapnya.

Setiap hari, Gunadinto berangkat pukul 7 pagi hingga pulang pukul 10 malam.

"Kalau sekarang viral, banyak yang tau pulang pukul 6 sore," tutur Gudianto.

Penghasilannya tak menentu, biasanya ia mendapat uang Rp 400 ribu hingga Rp500 ribu perhari. Hasil tersebut, belum termasuk bagi hasil dengan pihak taksi.

Baca juga: Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

"Kalau sekarang viral, pendapatan naik hingga 50 persen," tuturnya.

Tak jarang, karena kebaikannya itu, sejumlah penumpang memberinya uang lebih. Kadang-kadang mereka ingin Gudianto menggunakan uang tersebut untuk mengisi taksinya dengan jajanan.

"Saya kadang bagi-bagi ke teman-teman, kadang saya belikan jajan-jajan sesuai amanah yang ngasih," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru