selalu.id - Sebanyak 120 ekor kucing terlantar dan terkunci dalam ruko di Surabaya yang ditinggal pemiliknya. Temuan ini bermula dari laporan masyarakat di wilayah Surabaya Barat.
Lurah Pradah Kali Kendal, Hajar Sulistyono mengatakan, dalam aduan warga tersebut, penyewa ruko itu tidak bisa dihubungi. Ia menyebut pemilik ruko itu menyewakan ke orang lain dan menurut pemilik ruko, masa sewa sudah habis.
Baca juga: Damkar Beraksi Lagi, Kali Ini Evakuasi Kucing Terjepit di Antara Rumah Warga
"Cuma penyewa itu kok masih meninggalkan banyak barang, termasuk 120 ekor kucing. Namun penyewa tak bisa dihubungi," kata Hajar, Sabtu (21/5/2022).
Hajar juga menyampaiakan, saat ada laporan di aplikasi WargaKu, BPB Linmas dan kelurahan langsung meluncur ke lokasi.
Usai meninjau lokasi kucing-kucing yang ditinggalkan pemiliknya, pihak kelurahan langsung menuju ke rumah penyewa berdasarkan alamat di KTP.
"Kami ke rumah penyewa sesuai dengan alamat di KTP yang ditunjukkan oleh pemilik. Rumahnya kosong," ungkapnya.
Lebih lanjut Hajar mengaku, masih belum tahu bagaimana si pemilik yang menyewa itu meninggalkan ruko. Sebab, kata dia, perjanjian atau MoU (Moments of Understanding) dimiliki oleh pemilik dan penyewa yang masih tak bisa dihubungi.
"Kan perjanjian pemilik dengan penyewa. Penyewaannya sudah habis. Kalau ada tanggungannya kan kita nggak ikut. Ini sudah habis masa sewa. Barang yang ditinggal bisa dikeluarkan berdasarkan MOU," papar dia.
Baca juga: Drama Evakuasi Kucing di Surabaya, Damkar Harus Jebol Tembok
Sementara, untuk kondisi seluruh kucing yang berada di ruko, pihak pemilik ruko didampingi kelurahan dan Dinas Peternakan merawat kucing-kucing tersebut.
"Hari ini kami akan rapat. Karena Surabaya belum punya tempat (shelter) khusus kucing," kata dia.
Hajar juga menerangkan,belum bisa membuka opsi untuk adopsi 120 kucing di ruko tersebut.
Meski kini dirawat oleh pemilik ruko, Pemkot Surabaya, dan komunitas kucing. Namun, ia tak menjamin adopsi menjadi solusi akhir.
Baca juga: Kebun Binatang Surabaya Tambah Koleksi Dua Singa Putih, Begini Penampakanya
"Arahan awal ke komunitas kucing. Kalau komunitasnya mau ya bisa tapi gimana kalau pemiliknya nggak mau? Yang kami pahami itu masih punya orang lain kucingnya. Kalau kucing itu kita ambil tiba-tiba pemiliknya nggak terima gimana?," terangnya
Untuk langkah ke depannya, Hajar menjamin kelurahan akan terus mendampingi pemilik ruko. Ia juga akan mendampingi pemilik ruko yang kini tengah mencari keberadaan penyewa dengan bantuan Polsek Dukuh Pakis.
"Kelurahan akan terus menemani sampai selesai. Sekarang kita tunggu sampai penyewa memberikan kabar," pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi