selalu.id - Sebuah gudang penyimpanan kabel dan mesin genset milik PT Delta Anugerah Bahari Nusantara di Jalan Raya Mastrip No. 100, Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karangpilang, Surabaya, terbakar hebat, Jumat (6/11/2026) malam.
Insiden kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.23 WIB. Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, petugas bergerak cepat dan langsung tiba di lokasi kejadian enam menit kemudian, yakni pukul 20.29 WIB.
Baca juga: Pemkot Surabaya Bangun Shortcut Saluran Atasi Genangan di Semolowaru
Untuk memadamkan kobaran api, DPKP Kota Surabaya menerjunkan sebanyak 11 unit mobil pemadam kebakaran serta 5 unit tim rescue dari berbagai posko terdekat.
Di antaranya Pos Balas Klumprik, Rayon 4 Wiyung, Pos Jambangan, hingga Poskotis Joyoboyo.
Berkat kesigapan petugas di lapangan, api berhasil dikuasai sekitar pukul 20.50 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pembasahan hingga lokasi benar-benar dipastikan aman dan kondusif pada pukul 21.39 WIB.
Baca juga: DPRD Surabaya Pertanyakan Ratusan Miliar Anggaran Kecamatan Masuk Pos Pendidikan
Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani menyebut area yang terbakar merupakan gudang bagian depan berukuran sekitar 10 meter × 40 meter dari total luas bangunan mencapai 2.300 meter persegi. Beruntung, bagian belakang bangunan berhasil diselamatkan dari jangkauan api.
Gudang tersebut diketahui merupakan tempat penyimpanan stok kabel bawah laut, mesin genset, serta sejumlah barang elektronik.
"Dugaan sementara pemicu kebakaran disebabkan oleh hubungan pendek arus listrik atau korsleting," katanya.
Baca juga: Pungli Calon Pegawai Dishub Surabaya, Eri Cahyadi: Ini Mencoreng Nama Surabaya!
Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Proses penanganan di lokasi melibatkan kolaborasi antara DPKP Kota Surabaya, BPBD Kota Surabaya, Posko Mastrip, serta unsur Praja Kecamatan Karangpilang.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan menghitung total kerugian materiil akibat insiden tersebut.
Editor : Zein Muhammad