selalu.id - Pemberdayaan kelompok lanjut usia (lansia) tidak cukup hanya mengandalkan layanan kesehatan dasar.
Lebih dari itu, jaminan perlindungan sosial, ruang untuk tetap aktif produktif, hingga pendampingan berkelanjutan menjadi kunci utama agar para senior dapat menikmati masa tua secara mandiri dan bermartabat.
Baca juga: Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkoba Rp35 M, Pelakunya Petani hingga Pegawai Klinik
Komitmen tersebut ditegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dalam ajang peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) dan Hari Lanjut Usia Internasional 2026 yang digelar di Gedung Youth Centre Disporapar Sidoarjo, Rabu (4/11/2026).
Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan lansia harus diwujudkan dalam program kerja yang riil dan berdampak langsung.
"Kesejahteraan lansia harus terus diperkuat melalui program-program nyata. Saya ingin para lansia dapat menikmati masa tua dengan sehat, bahagia, mandiri, dan tetap memiliki semangat untuk beraktivitas," ujarnya.
Mimik menilai, kepedulian terhadap kelompok senior bukan sebatas pemenuhan kewajiban birokrasi, melainkan bentuk apresiasi atas dedikasi dan perjalanan panjang mereka dalam membangun keluarga serta lingkungan sosial. Karena itu, hak mereka untuk hidup layak dan terlindungi wajib dijamin bersama.
Baca juga: Bupati Sidoarjo Berangkatkan Atlet Popda dan Peparpeda, Bonus hingga Beasiswa Disiapkan
Ia juga mengapresiasi tinggi antusiasme para lansia yang masih aktif menunjukkan kontribusi positif bagi daerah. Usia senja, baginya, bukanlah penghalang untuk terus berkarya dan berpartisipasi dalam dinamika kemasyarakatan.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Meski usianya tak lagi muda, semangat mereka untuk Kabupaten Sidoarjo tetap membara," tegas Mimik.
Guna mewujudkan ekosistem yang ramah lansia, Pemkab Sidoarjo mendorong keterlibatan lintas sektor, mulai dari peran keluarga, masyarakat, hingga kolaborasi antarinstansi dinas.
Baca juga: Top 5 Berita: Deltras Kalah hingga Harga Emas Antam
Langkah ini dinilai selaras dengan tema HLUN 2026, yakni "Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh", yang menempatkan lansia sebagai elemen penting dalam pembangunan daerah, bukan sekadar objek penerima bantuan.
"Pada peringatan HLUN ini, saya berdoa agar para lansia di Sidoarjo selalu diberikan kesehatan, umur yang berkah, kebahagiaan bersama keluarga, serta kesempatan menikmati masa tua dengan penuh rasa syukur," tutur Mimik.
Peringatan momen spesial ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Pemkab Sidoarjo, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Moh. Bahrul Amig, Kepala Disporapar Rudi Setiawan, Kepala DP3AKB Heni Kristiani, Kepala Dinas Kesehatan Lakhsmie Herawati Yuwantina, serta Kepala Dinas Sosial R. Mharta Wara Kusuma.
Editor : Zein Muhammad