Ini Langkah Dinkes Surabaya Antisipasi Lonjakan Covid-19 Pascamudik Lebaran

Reporter : Ade Resty
Kepala Dinas Kesehatan Surabaya, Nanik Sukristina

selalu.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya berupaya mengantisipasi lonjakan kasus aktif Covid-19 setelah libur cuti bersama dan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Kepala Dinkes Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan, pihaknya tetap konsisten melakukan beberapa langkah untuk menurunkan risiko penularan kasus, khususnya di ruang lingkup keluarga, tempat kerja, tempat belajar dan lingkungan masyarakat.

Baca juga: 626 Petugas Haji Surabaya Siap Layani 42 Ribu Jemaah di Jatim

"Pertama adalah tetap melakukan penerapan prokes new normal di setiap bidang. Seperti keagamaan, pendidikan, industri dan transportasi," kata Nanik, Kamis (26/4/2022).

Kedua, adalah penggunaan aplikasi Peduli Lindungi untuk mengakses tempat-tempat umum dan layanan publik lainnya. Ketiga, menerapkan surveilans aktif secara berkala, khususnya pada closed population (tempat kerja, sekolah, hotel, mall,) setiap bulan.

"Keempat, melaksanakan assessment dan mitigasi untuk tempat-tempat umum, perayaan atau acara yang melibatkan peran Satgas Covid-19,"ujarnya.

Kemudian kelima, tetap mengoptimalkan peran Satgas Kampung Wani Jogo Suroboyo dalam melakukan pengendalian kasus Covid-19 berbasis wilayah.

Baca juga: Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya

Lalu, keenam, memastikan kesiapan tenaga kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Surabaya.

Lebih lanjut ketujuh, menyiapkan ketersediaan APD beserta obat-obatannya di seluruh fasilitas kesehatan di Kota Surabaya.

Kedelapan, menyediakan keterisian tempat tidur di Rumah Sakit lebih dari 65 persen.

Baca juga: TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Yang kesembilan, Nanik menambahkan, untuk melakukan deteksi dini dengan memberikan himbauan kepada warga yang akan atau setelah bepergian dari luar kota.

"Warga dihimbau agar melaporkan ke Satgas Covid-19 di masing-masing RT/RW. Serta melakukan swab ke puskesmas sesuai wilayah," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru