selalu.id - Berburu produk bukan lagi satu-satunya alasan masyarakat datang ke pameran. Kini, hiburan, pengalaman unik, hingga aktivitas interaktif menjadi daya tarik utama bagi pengunjung event.
Tren ini ditangkap dengan cermat oleh Biskuit Kokola saat memeriahkan Pekan Raya Jawa Timur (PRJ) Surabaya 2026.
Baca juga: Momen Kokola Group Berbagi Kebahagiaan dalam Program Mudik Gratis Jatim 2026
Tak sekadar berjualan, Kokola memboyong deretan aktivitas seru di stan mereka demi menggaet konsumen muda, khususnya Generasi Z.
Salah satu yang jadi bintang utama di helatan ini adalah inovasi anyar mereka, Kukis Black.
Manager Public Relations Kokola Group, Andi Fian Octavia, mengungkapkan bahwa karakter pengunjung PRJ Surabaya merupakan peluang emas untuk memperluas jangkauan merek sekaligus mendekatkan diri dengan anak muda.
“Sekarang saatnya kami lebih memperluas pengenalan merek Kokola kepada masyarakat, khususnya di Surabaya. PRJ menjadi salah satu ajang yang tepat untuk melakukan promosi sekaligus memperkenalkan produk terbaru kami,” kata Fian, Minggu (18/10/2026).
Untuk memanjakan pengunjung, Kokola menyajikan beragam interaksi menarik, mulai dari permainan spin wheel hingga berbagai program stan.
Pembelian paket tertentu juga diganjar merchandise eksklusif seperti gantungan kunci edisi Kukis Black dan shopping bag, plus promo hemat serba Rp10 ribu.
Baca juga: Wali Kota Eri Robohkan Sekat Dinas, Bentuk PRJ Kawal 54 Ruas
Tak berhenti di situ, Kokola juga memberikan undian berhadiah menggiurkan, mulai dari logam mulia, televisi 32 inci, hingga berbagai alat elektronik lainnya.
Strategi ini meluncur bukan tanpa alasan. Generasi muda saat ini cenderung memilih merek yang mampu memberikan pengalaman berinteraksi, bukan sekadar melihat patokan harga semata.
Keseruan stan Kokola semakin pecah dengan hadirnya aktor sekaligus komedian kondang asal Surabaya, Dono Pradana, sepanjang PRJ Surabaya 2026 yang berlangsung pada 8–18 Oktober.
Fian menegaskan, gaet figur publik lokal menjadi jurus ampuh perusahaan dalam memperluas jangkauan komunikasi, terutama menyasar anak muda.
Meski produk Kokola telah mengepakkan sayap hingga ke 55 negara di lima benua, penguatan pangsa pasar dalam negeri, khususnya Surabaya, tetap menjadi prioritas utama.
“Harapannya, PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas, menghadirkan musisi ternama, serta semakin banyak melibatkan UMKM,” jelasnya.
Menurutnya, dorongan bagi UMKM di helatan berikutnya sangat krusial agar PRJ Surabaya tak hanya menjadi panggung bagi merek besar, tetapi juga motor penggerak bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh bersama.
Editor : Zein Muhammad