Selasa, 20 Okt 2026 08:32 WIB

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 18 Okt 2026 20:46 WIB
Ilustrasi panggung budaya di Surabaya. (Dok. Google Gemini).
Ilustrasi panggung budaya di Surabaya. (Dok. Google Gemini).

selalu.id - Pemanfaatan fasilitas umum (fasum) di kawasan perumahan dinilai mampu menjadi ruang ekspresi seni budaya sekaligus pendorong roda ekonomi warga sekitar.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, usai menghadiri pagelaran seni campursari di kawasan Perumahan Gunungsari Indah, Surabaya, Sabtu (17/10/2026) malam.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Acara yang menghadirkan penyanyi Niken Salindry dan grup karawitan Mayangkara, itu terbukti menyedot perhatian ribuan warga hingga kawasan perumahan berubah menjadi ruang publik yang hidup.

Yona pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan.

"Ketika panggung budaya hidup, puluhan pedagang kecil, stan kuliner rumahan, hingga jasa parkir pemuda setempat langsung bergerak mandiri. Inilah esensi pemberdayaan ekonomi berbasis kultur budaya dan komunitas yang riil tanpa retorika," tegasnya, Minggu (18/10/2026).

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Yona menilai, tingginya antusiasme masyarakat menjadi bukti nyata bahwa kegiatan seni tradisional sanggup melintasi sekat sosial. Warga dari berbagai wilayah seperti Surabaya, Gresik, hingga Sidoarjo dapat berkumpul dengan tertib dan kondusif.

Oleh karena itu, Yona meminta birokrasi Pemkot Surabaya tidak memperbelit aturan perizinan di tingkat bawah.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Pemerintah daerah justru harus hadir memfasilitasi kegiatan warga dengan layanan perizinan yang ramah, cepat, dan transparan, tanpa mengabaikan aspek keamanan serta kebersihan lingkungan.

"Merawat budaya daerah adalah strategi preventif dalam menjaga kondusivitas wilayah," jelasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.