Minggu, 18 Okt 2026 21:55 WIB

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

  • Penulis : Ariyanto
  • | Minggu, 18 Okt 2026 19:56 WIB
Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Jaringan Kota Kreatif Indonesia atau Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Jawa Timur I di Kantor Pemkab Blitar. (Dok. Pemkab Pasuruan).
Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Jaringan Kota Kreatif Indonesia atau Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Jawa Timur I di Kantor Pemkab Blitar. (Dok. Pemkab Pasuruan).

selalu.id - Pengembangan sektor ekonomi kreatif (ekraf) di Jawa Timur terus dipacu demi menembus pasar nasional hingga mancanegara.

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

Baca Juga: DPRD Jatim Sentil Pemprov, PPPK Paruh Waktu jangan Terus Digantung Nasibnya!

Hal tersebut ditegaskan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Jaringan Kota Kreatif Indonesia atau Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Jawa Timur I di Kantor Pemkab Blitar, Sabtu (17/10/2026).

"Penguatan ekosistem dan kompetensi SDM adalah kunci utama agar potensi ekonomi kreatif tidak hanya menjadi wacana, melainkan mampu membuka lapangan kerja baru serta menjaga keberlanjutan komunitas kreatif di seluruh daerah Jawa Timur," terangnya.

Forum strategis tersebut turut dihadiri Ketua Harian ICCN Vicky Arief, jajaran Kepala Dinas Pemprov Jatim, kepala daerah, hingga pelaku komunitas kreatif.

Tampak hadir Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo bersama Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Merita Rusdi Sutejo.

Ketua Harian ICCN, Vicky Arief, mengungkapkan antusiasme jaringan kreatif di Jawa Timur terbilang sangat tinggi.

Dari total 38 kabupaten/kota di Jatim, sebanyak 34 daerah sudah terhubung dalam jejaring ICCN dan 29 di antaranya tergolong aktif.

"Pertumbuhan jejaring komunitas kreatif di Jawa Timur menunjukkan semangat luar biasa. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting untuk memastikan potensi lokal di setiap kabupaten/kota dapat naik kelas dan terhubung dalam ekosistem nasional maupun global," katanya.

Baca Juga: Sambut Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Gubernur Khofifah Serahkan Alsintan ke Petani Mojokerto

Vicky menambahkan, pengembangan ekraf memerlukan pendekatan pentahelix yang menyatukan akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media. Sinergi ini diyakini mampu mengoptimalkan potensi daerah sekaligus menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

Sebagai bentuk dorongan kelembagaan, ICCN memberikan apresiasi kepada Bupati Blitar dan Bupati Pasuruan yang bergerak cepat melantik Komite Ekonomi Kreatif di wilayahnya.

Sementara Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan, komite ekraf di daerahnya dibentuk bukan sekadar formalitas administratif, melainkan harus dibuktikan dengan aksi konkret di lapangan.

"Lebih baik banyak bekerja daripada banyak bicara. Kalau berstrategi, tapi tidak kita coba, maka tidak selesai-selesai," tegasnya.

Baca Juga: Cegah Inflasi, Pemprov Jatim Gelar Pasar Murah ke-158 di Mojokerto

Guna memperluas dampak ekonomi, ICCN juga mendorong kolaborasi regional seperti jejaring Blitar Raya untuk mengadopsi keberhasilan ekosistem Senyawa Malang Raya.

Tak hanya itu, keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari yang didukung kampus King's College London diharapkan mampu mencetak talenta kreatif berstandar internasional.

Potensi Jatim di kancah dunia pun kian diperhitungkan. Kota Malang berhasil masuk UNESCO Creative Cities Network (UCCN) kategori Media Arts, disusul Kabupaten Ponorogo kategori Crafts and Folk Art pada 2025, serta Kota Batu yang masuk empat besar calon wakil Indonesia untuk kategori Gastronomy.

Seluruh aspirasi dari daerah yang dihimpun melalui "Suara Ekraf Jawa Timur" ini nantinya disinergikan dengan 37 provinsi lain untuk diserahkan kepada Menteri Ekonomi Kreatif pada gelaran World Conference on Creative Economy (WCCE) dan Rakornas ICCN di Jakarta.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.