selalu.id - Berdasar pemetaan Pemkot, Tercatat Terdapat 35 titik rawan tawuran di Surabaya semenjak memasuki Bulan Ramadan.
Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto, mengatakan bahwa di titik-titik rawan tawuran tersebut tersebar di berbagai Kecamatan. Sehingga pihaknya mengerahkan seluruh personel yang telah tersebar.
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa IzinĀ
"Beberapa hari lalu sempat ada peta titik rawan tawuran di Kota Surabaya. Memang kita petakan ada sekitar 35 titik rawan di Kota Surabaya dan sudah kami share kepada teman-teman kecamatan," kata Eddy, Jumat (15/4/2022).
Eddy menyampaikan bahwa beberapa titik rawan tawuran tersebut berada di kawasan wilayah Surabaya Utara, yakni Kenjeran, Semampir, Bulak Banteng, Krembangan dan Pabean.
"Setiap kecamatan ada. Jadi sudah kami share kepada teman-teman kecamatan," ujarnya.
Lebih lanjut Eddy menyampaikan, pengawasan itu, diketatkan menjelang dini hari. Sebab rata-rata tawuran muncul jelang sahur.
Baca juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United
"Munculnya (tawuran) itu sekitar di atas jam 2 pagi. Kalau jam 1 atau setengah 2 itu masih sepi. Tapi begitu jam dua muncul letupan," ujarnya.
Saat ditanya bagaimana dengan minggu ini yang telah memasuki hari kesebelas Ramadan, Eddy menyebut, pihaknya tidak boleh lengah dalam pengamanan.
"Kita tidak boleh lengah, kita pengaman sistemnya bersayap. Jangan sampai nanti orang berfikir, oh ini sudah dilewati maka bisa bebas," tegas dia.
Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang
Eddy menambahkan, sistem pengamanannya adalah personel turun sejak tengah malam. Lalu, seluruh personel di tiap kecamatan akan langsung bergerak jelang sahur.
"Jadi teman-teman kecamatan setelah patroli disitu, nanti Pemkot dibantu Polrestabes dan Polres Tanjung Perak berikutnya (mengamankan) bersama kecamatan akan kita sisir," terangnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi