Jalan Krian-Kemangsen Sidoarjo Bakal Ditutup Total, Pengendara Diimbau Lewat Jalur Ini

Reporter : Ariyanto
Bupati Sidoarjo Subandi saat turun langsung meninjau proyek betonisasi ruas Jalan Krian (RPH)–Kemangsen (Baldes). (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Bupati Sidoarjo Subandi mendadak turun langsung meninjau proyek betonisasi ruas Jalan Krian (RPH)–Kemangsen (Baldes), Selasa (25/8/2026).

Langkah tegas ini diambil setelah progres pengerjaan proyek senilai Rp3,6 miliar tersebut tercatat belum memenuhi target yang ditetapkan.

Baca juga: Betonisasi Jalan Tambakcemandi Sidoarjo Tertinggal 4 Persen, Pengerjaan Dipercepat

Saat tiba di lokasi, Subandi mendapati realisasi fisik pekerjaan baru menyentuh angka 0,5 persen. Padahal pada hari keempat pengerjaan, target seharusnya sudah mencapai 2 persen. Terjadi deviasi atau ketertinggalan capaian sebesar 1,5 persen.

"Mestinya sudah 2 persen, realisasi masih deviasi 1,5 persen," cetus Subandi di sela-sela peninjauannya.

Usut punya usut, keterlambatan di tahap awal ini dipicu sulitnya proses pembongkaran beton lama berjenis precast.

Material beton yang tergolong berat membuat ekskavator tipe 200 di lokasi kedodoran saat mengangkat konstruksi lama.

Guna mengejar ketertinggalan, pihak kontraktor pelaksana, CV Berlian Karya Teknik, akhirnya memasok tambahan satu unit ekskavator hammer.

Tak sekadar mengecek alat berat, Subandi mematok syarat ketat soal pengawasan proyek sepanjang 450 meter dengan lebar 7 meter tersebut.

Baca juga: Pastikan Tepat Sasaran, Penyaluran Dana Petani Gogol di Grabagan Sidoarjo Langsung Door to Door

Subandi meminta konsultan pengawas memelototi pekerjaan setiap hari dan memperbarui laporan di sistem E-Kenda, tanpa lagi terbagi fokus ke proyek lain.

"Jangan sampai karena ada Bupati terus pengawasnya ada. Kalau Bupati tidak ada, hilang. Tidak boleh begitu, harus fokus," tegasnya.

Evaluasi keras ini sengaja disuarakan Subandi agar catatan kelam tahun 2025 tidak terulang. Kala itu, lemahnya pengawasan memicu maraknya deviasi pengerjaan hingga menyebabkan banyak kontraktor diganjar denda penalti.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo, Muhamad Mahmud, menambahkan bahwa proyek Krian–Kemangsen ini merupakan bagian dari program percepatan infrastruktur daerah.

Baca juga: Jatanras Polda Jatim Ringkus Curanmor Warung Soto Sidoarjo asal Bangkalan

"Tahun 2026 ini ada tujuh peningkatan betonisasi jalan strategis. Empat ruas sudah mulai pengerjaan fisik di lapangan, sedangkan tiga lainnya masih dalam tahap persiapan penandatanganan kontrak," terang Mahmud.

Untuk menunjang pengerjaan fisik dengan ketebalan beton 30 sentimeter ini, akses Jalan Krian (RPH)–Kemangsen (Baldes) bakal ditutup total dalam waktu dekat.

Para pengguna jalan nantinya diimbau memanfaatkan rute pengalihan arus lalu lintas melalui Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo sisi selatan.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru