Lepas Kontingen Jamnas 2026, Wali Kota Mojokerto Tekankan Kebhinekaan dan Pengalaman Positif

Reporter : Achmad Supriyadi
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari sekaligus Ketua Majelis Pembina Cabang Gerakan Pramuka Kota Mojoketo saat memberangkatkan kontingen Jambore Nasional Pramuka. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Sebanyak 40 orang kontingen Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka diberangkatkan langsung oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Taman Bahari Majapahit ke Cibubur, Selasa (11/8/2026) malam.

Ketua Harian Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Mojokerto Sugianto, mengatakan Jambore Nasional Pramuka ke-65 dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

Baca juga: Mencekam! Kelompok Perguruan Silat Bikin Onar hingga Bentrok dengan Warga Mojokerto

"Kwarcab Kota Mojokerto mengirimkan pesertanya sejumlah 1 peserta putra dan peserta putri, dua regu putra dan dua regu putri dikumpulkan sejumlah 32 orang. Pembina pendamping dan pembina kontingen cabang 6 orang. Jumlah kontingen Kota Mojokerto memberangkatkan pesertanya 40 orang komposisi kontingen Kwarcab," kata Sugianto.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, menjelaskanbahwa gerakan pramuka merupakan gerakan terbaik untuk dijadikan benteng moral bagi penerus bangsa.

"65 tahun, gerakan pramuka berkiprah di bumi pertiwi telah membuktikan bahwa kepramukaan adalah benteng moral sekaligus kawah candra di muka terbaik dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, serta berjiwa patriotik," katanya.

Menurut Ning Ita, sapaan akrab wali kota, bahwa momen peringatan pramuka ke-65 tahun ini sebagai pijakan dalam memperkuat kontribusi nyata bagi masyarakat Kota Mojoketo.

"Mari kita hadirkan pramuka sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan, kepedulian sosial, serta pelopor kemajuan teknologi namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan," jelasnya.

Baca juga: Cita-cita Aisatus Zahira, Salah Satu Pelajar Sidoarjo untuk Jamnas Pramuka 2026

Tak lupa, Ning Ita juga menitip pesan kepada 40 peserta kontingen Jambore Nasional Pramuka ke-65 agar menjaga nama Kota Mojokerto.

"Bersikaplah yang ramah dan santun serta tunjukkan budi pekerti yang luhur yang mencerminkan budaya orang Mojoketo. Kedua, saya berpesan, manfaatkan kesempatan bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah seluruh Indonesia untuk menjalin persaudaraan seluas-luasnya," ujarnya.

Selain itu, para kontingen dan pendamping juga harus menjaga stamina dan kesehatan mereka selama mengikuti kegiatan jambore nasional.

"Bertukar pengalaman yang positif serta merajut kebhinekaan karena di sana kalian akan bertemu dengan teman-teman kalian dari berbagai suku yang berbeda-beda ras, yang berbeda bahasa daerah, yang mereka miliki juga pasti bermacam-macam," tutur Ning Ita.

Baca juga: Curiga Gundukan Tanah, Pemilik Rumah di Mojokerto Temukan Jasad Bayi Terbungkus Kain Merah 

"Maka itu adalah kesempatan baik perbedaan itu diadakan sebagai sebuah semangat untuk merajut kebhinekaan namun tetap dalam persatuan bahwa kita adalah warga bangsa Indonesia," tambahnya.

Menutup pesannya, Ning Ita mengatakan bahwa Jambore Nasional diperlukan tidak hanya kesiapan fisik tapi juga kesiapan mental, kesehatan dan keselamatan.

"Selama berada di sana kalian harus menjaga betul kesehatan dan keselamatan kalian. Berhati-hatilah, stamina kalian harus tetap baik karena kegiatan di sana membutuhkan stamina yang terima, serta jagalah kekompatan kalian sebagai sebuah tim agar bisa menghasilkan prestasi pada Jambore Nasional yang bisa membanggakan nama Kota Mojokerto," pungkasnya. (ADV).

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru