selalu.id - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkap adanya dugaan ketidaksesuaian data manifes penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan utara Sumenep, Madura.
Temuan itu dicurigai setelah lima anak yang berhasil dievakuasi ternyata tidak tercatat dalam dokumen resmi kapal.
Baca juga: Saksikan Rekan Sejawat Meninggal, Begini Cerita Pilu Penumpang yang Selamat di KM Mutiara Sentosa II
Dudy mengatakan, seluruh penumpang yang berada di atas kapal seharusnya tercantum dalam manifes karena data tersebut berkaitan dengan keselamatan dan proses evakuasi.
“Ada lima anak yang tidak tercatat dalam manifes. Ini akan menjadi bahan evaluasi kami karena setiap penumpang seharusnya terdata,” kata Dudy saat meninjau korban di Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (3/8/2026) dini hari.
Baca juga: Pindah Kapal Berkali-kali, Begini Kesaksian Korban KMP Mutiara Sentosa II Sebelum Tiba di Surabaya
Bahkan, sejumlah keluarga korban mengaku tidak menemukan nama anggota keluarganya dalam daftar penumpang.
Selain itu, Kementerian Perhubungan juga menemukan adanya penumpang yang membatalkan keberangkatan, tetapi namanya masih tercantum dalam manifes.
Baca juga: Kesaksian Sopir Logistik KMP Mutiara Sentosa 2: Tak Bisa Menunggu, Semua Harus Melompat
“Kita menemukan adanya simpang siur antara manifes dan kondisi faktual di lapangan. Ini yang sedang kami cocokkan,” ujarnya.
Dudy menegaskan, ketidaksesuaian data tersebut akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi operator kapal.
Editor : Redaksi