selalu.id - Belasan orang yang diduga menjadi provokator aksi berujung ricuh saat demo di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya kini telah diamankan polisi, Jumat (26/6/2026) malam.
Dari belasan orang yang diamankan itu, satu di antaranya adalah perempuan. Perempuan inilah yang sebelum terjadinya ricuh terlihat melakukan orasi diduga provokasi.
Baca juga: Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya, Wadah Pemersatu Talenta Muda Sepak Bola
Saat ini, perempuan itu bersama belasan orang lainnya yang diamankan, telah dibawa polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Jawa Barat Tekuk Tuan Rumah Jatim 4-1 di Laga Pembuka Soekarno Cup U-17
Sebelum berhasil dipukul mundur, massa aksi sempat tak menggubris ultimatum dari polisi. Anggota Brimob bersama mobil water canon kemudian diterjunkan. Massa disemprot air.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan yang memimpin langsung pengamanan, meminta anggotanya agar tidak melakukan kekerasan fisik terhadap demonstran yang ditangkap.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Jatim Sri Wahyuni jadi Tergugat di PN Surabaya, Segera Jalani Sidang
"Ayo jangan dipukul, jangan dipukul," teriaknya dengan pengeras suara.
Editor : Zein Muhammad