Ternyata, Ini Alasan PLN Sidoarjo Padamkan Listrik Secara Terjadwal

Reporter : Ariyanto
Petugas PLN saat melakukan pemeliharaan listrik. (Dok. PLN Sidoarjo).

selalu.id - Pemadaman listrik terjadwal yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sidoarjo pada 22–23 Juni 2026 lalu bukan disebabkan gangguan pada sistem kelistrikan. 

Penghentian sementara aliran listrik tersebut merupakan bagian dari program pemeliharaan jaringan yang dilakukan PLN untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mencegah potensi gangguan di kemudian hari.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Percepat Proyek Flyover Gedangan yang Telan Anggaran Rp400 M

Manager ULP Sidoarjo, Arief Hartawan Putro menjelaskan bahwa setiap pekerjaan pemeliharaan mengharuskan petugas memadamkan aliran listrik sementara demi menjamin keamanan selama proses perbaikan berlangsung. 

"Langkah tersebut merupakan prosedur standar agar pekerjaan di lapangan dapat dilakukan dengan aman," kata Arief, Jumat (26/6/2026).

Menurutnya, pemeliharaan jaringan dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mengutamakan keselamatan masyarakat. 

Salah satu pekerjaan yang dilakukan ialah mengganti hotspot atau titik sambungan yang mengalami panas berlebih.

"Dasarnya adalah keselamatan masyarakat. Kalau komponen yang sudah panas tidak segera diganti, akan menimbulkan potensi bahaya," jelasnya.

Arief menambahkan bahwa komponen yang mengalami panas berlebih harus segera diganti sebelum mengalami kerusakan yang lebih parah dan memicu gangguan pada jaringan distribusi listrik.

Baca juga: ASN Tewas Dalam Mobil di Bandara Juanda Itu Diduga Korban Kekerasan

Apabila kondisi tersebut dibiarkan, dampaknya tidak hanya merusak material, tetapi juga berpotensi menyebabkan gangguan jaringan hingga kebakaran.

"Material bisa rusak dan memicu masalah yang lebih besar," tegasnya.

Selain penggantian hotspot, PLN juga melakukan peremajaan Ground Steel Wire (GSW) atau kawat pelindung jaringan yang telah menua. 

Jika tidak segera diperbaiki, terdapat risiko kawat putus dan mengenai jaringan utama sehingga berpotensi menyebabkan pemadaman listrik.

Baca juga: Dispendikbud Sidoarjo Pastikan Kuota SPMB Aman, Bunda Tak Perlu Khawatir

Pekerjaan pemeliharaan juga mencakup penggantian sejumlah tiang listrik yang mulai miring maupun sudah tidak layak digunakan. 

Langkah tersebut merupakan bagian dari penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sekaligus upaya mengurangi potensi bahaya bagi masyarakat.

Melalui program pemeliharaan berkala tersebut, PLN berharap keandalan jaringan distribusi listrik tetap terjaga sehingga potensi gangguan tidak terencana dapat dicegah sejak dini. 

PLN juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pekerjaan berlangsung.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru