Kabar Baik Bunda, Beasiswa PAUD dan TK di Surabaya Kini Sudah Cair

Reporter : Ade Resty
Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusunawati. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mulai merealisasikan program beasiswa bagi siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) dari keluarga kurang mampu. 

Hingga pertengahan tahun ini, sebanyak sekitar 7.500 anak telah menerima bantuan yang bersumber dari APBD Kota Surabaya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Raih Penghargaan RTLH Tertinggi se-Jatim, Siap Tuntaskan pada 2027

Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusunawatimengatakan program tersebut menyasar anak-anak PAUD dan TK yang berasal dari keluarga kategori desil 1 hingga desil 5 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

“PAUD-TK yang ada di desil 1 sampai dengan 5 itu kita fasilitasi dengan beasiswa untuk anak-anak PAUD-TK sebesar Rp50 ribu per bulan. Alhamdulillah sudah kita rilis dan sudah kita cairkan,” jelasnya, Selasa (23/6/2026).

Febrina mengatakan jjumlah penerima yang telah terealisasi mencapai sekitar 7.500 anak, dari total sasaran lebih dari 8.000 siswa yang telah dianggarkan dalam APBD.

“Total yang dianggarkan sekitar 8.000 sekian anak, yang sudah terealisasi sekitar 7.500 sekian,” sebutnya.

Program tersebut menjadi salah satu bentuk intervensi Pemkot Surabaya pada jenjang pendidikan usia dini yang selama ini belum mendapatkan skema bantuan operasional sebesar pendidikan dasar dan menengah.

Baca juga: Insiden Lampu Lalulintas Mati di Surabaya, DPRD Minta Audit Seluruh Panel Surya

Sementara untuk siswa SD, Dispendik memastikan tidak ada program beasiswa individu seperti yang diberikan kepada siswa PAUD dan TK. Sebab, kebutuhan operasional pendidikan dasar telah ditopang melalui berbagai skema pendanaan pemerintah.

Febrina menjelaskan, sekolah dasar baik negeri maupun swasta telah menerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah pusat dan Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (BOBDA) dari Pemkot Surabaya.

“Untuk SD sudah ada fasilitasi BOS dan BOBDA. Jadi tidak ada beasiswa yang khusus diberikan secara personal karena mereka sudah menerima fasilitasi dari pemerintah,” paparnya.

Febrina menegaskan, pemerintah kota berupaya memastikan seluruh sekolah memperoleh dukungan operasional sesuai standar, baik sekolah negeri maupun swasta.

Baca juga: DPRD Surabaya Sebut Lemahnya Koordinasi PLN dengan Dishub jadi Pemicu Lampu Lalulintas Mati

“Pemerintah kota hadir untuk sekolah negeri maupun swasta. Biaya operasional pendidikan sudah difasilitasi melalui BOS dan ditambah BOBDA,” katanya.

Meski demikian, Febrina mengakui terdapat sekolah swasta tertentu yang menerapkan biaya pendidikan lebih tinggi karena memiliki program peningkatan mutu dan layanan khusus. 

Namun, menurutnya hal tersebut berada di luar standar pembiayaan dasar yang telah difasilitasi pemerintah.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru