selalu.id - Gangguan teknis pada unit pembangkit menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik, sehingga berdampak pada berhentinya sistem pengaturan lalu lintas elektronik di sejumlah ruas jalan utama Kota Surabaya, Kamis (18/6/2026).
Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Dana Puspita Sari menyatakan perusahaan telah mengerahkan seluruh sumber daya untuk segera mengatasi kendala tersebut.
Baca juga: Konflik Lahan Gereja Bethany Surabaya Kini Mulai Temui Solusi, Pemkot Jamin Begini
"Saat ini kami tengah memaksimalkan penanganan teknis guna memulihkan kembali kinerja pembangkit agar pasokan listrik dapat beroperasi normal secepatnya,” jelas Dana dalam keterangannya.
Untuk menjaga stabilitas jaringan, PLN terpaksa melaksanakan manajemen beban secara terbatas di wilayah-wilayah yang terdampak.
Langkah ini diambil demi menghindari gangguan yang meluas ke sistem kelistrikan secara keseluruhan.
PLN juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Gangguan pasokan listrik ini berdampak langsung pada sistem SCATS atau pengaturan lampu lalu lintas terpadu yang tercatat terputus sejak pukul 13.20 WIB.
PLN memohon pengertian masyarakat dan pengguna jalan agar tetap waspada, mengurangi kecepatan kendaraan, serta mematuhi aturan berlalu lintas saat melintas di ruas jalan yang sistem pengaturannya terganggu.
Perkembangan terbaru mengenai proses pemulihan akan disampaikan secara berkala melalui kanal informasi resmi perusahaan.
Baca juga: Foto: Euforia Ulang Tahun Persebaya Surabaya ke-99
Berikut titik gangguan sistem lalu lintas di Surabaya:
1. Lampu lalu lintas padam
Gunungsari-Bumi Marinir, Pasar Kembang-Kedungdoro, Banyuurip-Flyover, Menur-Kertajaya Samsat, Sumatera Pemuda-Sahid, Sulawesi-Bagong, Putro Agung-Kapas Krampung, serta Raya Darmo-Bengawan
2. Lampu lalu lintas berkedip
Jemursari-Jemurhandayani
Baca juga: Euforia Bonek-Bonita di Ultah Persebaya Surabaya ke-99
3. Gangguan sinyal-teknis
Tanjung Perak-Rajawali, THP Kenjeran-Tambak Deres, Kenjeran-Abdul Latief, dan Kedungsari-Tegalsari
4. CCTV tidak berfungsi
Kenjeran-Makam Rangkah serta Pecindilan-Pengampon.
Editor : Zein Muhammad