Mahasiswa Surabaya Sebut Program MBG hanya Mencerdaskan Vendor

Reporter : Mohammad Rofik
Aliansi Masyarakat Surabaya Menggugat saat menggelar demo di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya. (Foto: Rofik/selalu.id).

selalu.id - Mahasiswa, dosen hingga buruh yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Surabaya Menggugat menggelar aksi damai di depan Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin (15/6/2026).

Dalam aksi tersebut, mereka menyoroti seluruh kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada rakyat, utamanya pada masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca juga: Polisi Usut Proyek Maut di Margorejo Surabaya, Siapa jadi Tersangka?

Massa juga menyoroti program pemerintah dalam mencerdaskan generasi muda melalui makan bergizi gratis (MBG) yang dinilai tidak tepat sasaran karena banyak celah untuk dijadikan ladang korupsi.

Salah satu peserta aksi dalam orasinya menyampaikan bahwa program MBG bukan sepenuhnya dinikmati oleh para siswa, tapi para vendor dan pemilik modal untuk meraup keuntungan.

"Apakah MBG itu sudah tepat sasaran dan dapat mencerdaskan para siswa? Jawabannya tidak. Karena dengan program ini para vendor dan pemilik modal itu yang akan lebih cerdas, karena mereka berupaya untuk meraup keuntungan," ungkapnya. 

Baca juga: Surabaya Utara jadi Penyumbang Terbanyak Nikah Usia Muda

Bahkan menurutnya, pernyataan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof.  Stella Christine yang menjelaskan bahwa program MBG dapat meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan matematika.

"Dia ini seorang profesor yang mengajar di Perguruan Tinggi di China mengatakan program MBG dapat meningkatkan siswa dalam Matematika dan Bahasa Inggris. Ini seorang profesor, tapi bisa berkata seperti itu, kan sangat memalukan," tegasnya.

Baca juga: IIFEX dan ALLPACK Surabaya 2026, Cara Krista Exhibitions Dukung Ekonomi Jatim

Diketahui, selama ini MBG yang dikonsumsi oleh para siswa kerap ditemukan tidak sesuai standart, bahkan membuat keracunan.

Insiden tersebut salah satunya terjadi di Surabaya pada Senin (11/5/2026) lalu, sebanyak 210 siswa SD hingga SMA mengalami keracunan setelah menyantap MBG.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru