Momen Bupati Fawait Resmikan Rute Penerbangan Jember–Surabaya di Hari Lahir Pancasila

Reporter : Ahmad Nurul Wijaya
Kedatangan Pesawat Wings Air saat transit di Nandara Notohadinegoro Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember untuk menghadirkan langkah strategis dalam memperkuat konektivitas daerah.

Bertempat di Bandara Notohadinegoro, Bupati Jember Muhammad Fawait meresmikan kembali operasional penerbangan rute Jember–Surabaya pulang pergi (PP), yang diharapkan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi di wilayah Tapal Kuda.

Baca juga: Dari Beasiswa Rp59 Miliar hingga Sekolah Rakyat, Langkah Pemkab Jember Dongkrak Kualitas Pendidikan

Peresmian tersebut berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Kembalinya rute Jember–Surabaya melengkapi konektivitas udara yang sebelumnya telah menghubungkan Jember dengan Jakarta dan Bali.

Rute penerbangan ini dijadwalkan beroperasi empat kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Pesawat berangkat dari Surabaya pukul 09.05 WIB dan tiba di Jember pukul 10.05 WIB. Sementara dari Jember, penerbangan dijadwalkan lepas landas pukul 10.30 WIB dan tiba di Surabaya pukul 11.20 WIB.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menyebut peresmian rute tersebut sebagai momen bersejarah yang menandai semakin terbukanya akses Jember menuju berbagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

"Hari ini bukan sekadar membuka kembali jalur penerbangan. Ini adalah simbol kebangkitan Jember untuk terhubung lebih kuat dengan pusat-pusat ekonomi dan investasi. Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, kita menunjukkan bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan kemajuan bagi daerah," jelasnya.

Baca juga: Langkah Sigap Pemkab Jember Tangani 29 Siswa Keracunan Program MBG di Bangsalsari

Gus Fawait mengatakan keterbatasan akses transportasi selama beberapa tahun terakhir menjadi salah satu tantangan yang menghambat percepatan pembangunan daerah.

Oleh karena itu, penguatan konektivitas menjadi prioritas untuk mendorong mobilitas masyarakat, meningkatkan arus investasi, memperluas peluang usaha, dan membuka lapangan pekerjaan baru.

Pihaknya pun optimistis kehadiran kembali penerbangan Jember–Surabaya akan memberikan dampak positif bagi sektor perdagangan, pariwisata, pendidikan, hingga pelayanan publik.

Selain itu, jalur udara tersebut juga akan mempermudah masyarakat dalam menjangkau berbagai kebutuhan bisnis dan layanan di ibu kota Provinsi Jawa Timur.

Baca juga: Pemkab Jember Masifkan Progam Bunga Desaku Mini dalam Permudah Layanan ke Masyarakat

Gus Fawait turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam mewujudkan kembali operasional penerbangan tersebut, mulai dari pemerintah pusat, anggota DPR RI, pihak maskapai, hingga masyarakat yang terus mendukung pengembangan Bandara Notohadinegoro.

"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama. Jika sinergi seperti ini terus terjaga, saya yakin Jember akan semakin maju dan mampu menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Timur," tegasnya.

Peresmian penerbangan Jember–Surabaya PP menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam membangun konektivitas yang lebih baik.

Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung upaya pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan. (ADV).

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru