selalu.id - Setelah dilaporkan pada Rabu (20/5/2026), ER, asisten rumah tangga (ART) yang mencuri emas dan uang dolar milik warga Jalan Legundi, Genteng, Surabaya, akhirnya dibekuk Tim Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya..
Warga Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Jember itu ditangkap setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan dan analisa rekaman CCTV.
Baca juga: Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG
Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Raditya Herlambang mengatakan, penangkapan dilakukan di tempat tinggal pelaku di kawasan Banyu Urip pada Jumat 22 Mei 2026 sekitar pukul 18.00 WIB.
“Tersangka ER dilakukan penangkapan di tempat tinggalnya Banyu Urip, Surabaya pada Jumat 22 Mei 2026 pukul 18.00,” ujar Raditya, Minggu (24/5/2026).
Kasus pencurian tersebut sebelumnya dilaporkan korban bernama Diah Lesti (32), warga Jalan Legundi, Genteng. Korban mengaku kehilangan emas batangan 10 gram dan uang dolar usai merekrut ART melalui grup Facebook bernama “Loker ART Surabaya”.
Korban mengatakan pelaku awalnya mengaku bernama Nur dan tertarik dengan lowongan ART yang diposting korban di media sosial.
“Awalnya saya nyari ART lewat Facebook. Lewat grup di Facebook, namanya Loker ART Surabaya,” ungkap Lesti.
Baca juga: Viral di Mojokerto, Ibu Ajak Dua Anak dan Adiknya Curi Tas Hingga Buku di Toko
Setelah sepakat bekerja, pelaku mulai masuk kerja pada Senin 20 April 2026 sekitar pukul 07.00 WIB dengan mengendarai Honda Scoopy hitam bernopol L 2917 BC.
Namun sekitar pukul 10.00 WIB, pelaku berpamitan untuk menjemput anaknya dan tidak pernah kembali ke rumah korban.
“Waktu itu dia pagi datang sekitar jam 7, terus jam 10 pamit pulang jemput anaknya. Tapi dia gak balik-balik,” lanjutnya.
Merasa curiga, korban kemudian melakukan pengecekan nomor ponsel pelaku melalui aplikasi Get Contact. Dari aplikasi tersebut, korban menemukan banyak tanda atau tag yang menyebut pelaku sebagai penipu.
Baca juga: Gaya-gayaan jadi Pelaksana Proyek, Eh.. Kini Malah Masuk Penjara
“Aku cek di Get Contact, ternyata banyak yang ngasih tag penipu. Akhirnya saya cek-cek, kok ada yang hilang barangku. Emas batangan 10 gram sama dollar yang hilang,” bebernya.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Genteng. Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya membenarkan laporan tersebut dan menyebut pelaku juga diduga beraksi di wilayah hukum Polsek Kenjeran.
“Terduga pelaku juga dilaporkan ke Polsek Kenjeran oleh korban lain. Kemungkinan pelaku ini spesialis,” tutur mantan Kanit Reskrim Polsek Bubutan tersebut.
Editor : Redaksi