selalu.id - Proyek pembangunan Gedung Serbaguna (GSG) RW 001 Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya, kembali menjadi sorotan.
Itu terungkap saat agenda reses Sidang II Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026, Kamis (21/5/2026).
Baca juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko menerima langsung keluhan warga terkait bangunan yang belum rampung namun mulai mengalami kerusakan.
Dalam serap aspirasi tersebut, warga mengeluhkan sejumlah pekerjaan finishing yang belum diselesaikan.
Mulai dari saluran air hingga paving area parkir yang belum tuntas, sehingga menimbulkan genangan saat hujan turun.
Tak hanya itu, gedung yang direncanakan menjadi pusat kegiatan warga itu juga belum dapat dimanfaatkan secara maksimal lantaran sarana dan prasarana penunjang masih belum lengkap.
Menanggapi aduan tersebut, Yona mengaku langsung berkoordinasi dengan Kepala DPRKPP Kota Surabaya untuk memastikan kelanjutan pembangunan GSG.
“Sudah ada konfirmasi dari Kepala DPRKPP setelah saya tanyakan langsung. Insya Allah segera dilanjutkan proses finishing-nya,” jelasnya.
Yona menilai bangunan GSG sebenarnya sudah cukup representatif. Namun hingga kini, proses penyerahan kepada warga belum dilakukan karena pengerjaan dinilai belum benar-benar selesai.
Baca juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit
“Gedung ini cukup representatif, namun belum diserahkan kepada warga. Bangunan ini belum bisa dikatakan selesai karena di beberapa titik masih belum diselesaikan. Bahkan kata warga, sudah cukup lama tidak ada aktivitas pengerjaan,” katanya.
Saat melakukan inspeksi di lokasi, Yona juga menemukan sejumlah bagian bangunan mulai mengalami kerusakan.
Beberapa keramik dan granit lantai tampak rusak, plafon mulai bermasalah, hingga terdapat retakan pada beberapa bagian tembok.
Kondisi itu dinilai memprihatinkan karena gedung belum sempat dimanfaatkan masyarakat secara optimal, namun kerusakan mulai muncul di sejumlah titik.
Baca juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit
“Atas temuan itu saya langsung koordinasi dengan kepala DPRKPP agar proses penyelesaian sekaligus perbaikan segera dilakukan,” tegasnya.
Menurut Yona, keberadaan GSG sangat penting sebagai pusat aktivitas sosial dan kegiatan lingkungan warga.
Karena itu, ia meminta Pemerintah Kota Surabaya memberi perhatian serius agar bangunan tersebut segera dapat difungsikan.
“Harapan warga tentu gedung ini segera bisa dimanfaatkan dan difungsikan. Karena keberadaan GSG ini sangat vital bagi kegiatan masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Zein Muhammad