DPRD Surabaya Soroti Ancaman Geopolitik Dunia hingga Tawuran pada Momen Harkitnas 2026

Reporter : Ade Resty
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah ancaman geopolitik global dan meningkatnya persoalan sosial di dalam negeri, termasuk tawuran remaja hingga kemiskinan.

Hal itu ditekankan Fathoni dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Rabu (20/5/2026).

Baca juga: DPRD Surabaya Ingatkan Banyaknya Aduan Hotline jadi Alarm Kinerja Kelurahan dan Kecamatan

Menurut Fathoni, kondisi dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Konflik di Timur Tengah, persaingan dua kekuatan besar dunia, hingga berkembangnya paham populisme disebut berpotensi memengaruhi stabilitas banyak negara, termasuk Indonesia.

Karena itu, ia menilai Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum memperkuat solidaritas dan gotong royong seluruh elemen bangsa.

“Musuh kita hari ini bukan sesama anak bangsa. Tantangan kita adalah bagaimana bersatu mengentaskan kemiskinan dan memperkuat bangsa,” kata Fathoni.

Politikus Golkar ini menegaskan bangsa yang mampu menjaga ketahanan pangan dan ketahanan energi akan lebih siap menghadapi tekanan geopolitik global.

Ia pun mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai fokus memperkuat sektor strategis tersebut.

Baca juga: Menanti Pembenahan Akses dan Lahan Parkir di Wisata Hutan Kota Pakal Surabaya

Selain isu global, Fathoni juga menyoroti kondisi sosial anak muda di perkotaan. Ia berharap semangat perjuangan yang diwariskan para pemuda dalam Sumpah Pemuda 1928 dapat kembali dihidupkan generasi muda saat ini.

Menurut dia, arek-arek Surabaya memiliki sejarah panjang tentang nilai kepahlawanan dan persatuan yang seharusnya menjadi contoh bagi daerah lain.

“Hari Kebangkitan Nasional ini jangan hanya seremoni. Anak-anak muda Surabaya harus menjadi teladan, tidak tawuran lagi, dan ikut membangun kota,” ujarnya.

Baca juga: Revitalisasi Pasar Surabaya: Menjaga Urat Nadi UMKM, Bukan Sekadar Percantik Bangunan

Fathoni menilai penguatan ekonomi menjadi bagian penting menjaga stabilitas sosial. Ia meminta pemerintah terus menciptakan kepastian hukum bagi pelaku usaha agar investasi terus tumbuh dan mampu membuka lapangan kerja baru.

Dengan bertambahnya lapangan pekerjaan, kata dia, upaya pengentasan kemiskinan di Surabaya maupun secara nasional akan lebih cepat tercapai.

Fathoni optimistis Indonesia dapat melewati situasi global yang tidak menentu apabila seluruh elemen bangsa tetap menjaga kekompakan dan semangat gotong royong.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru