selalu.id - RSUD dr Soetomo Surabaya memastikan pasien yang meninggal dunia saat insiden kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), bukan disebabkan paparan asap.
Direktur Utama RSUD dr Soetomo, Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa menegaskan, pasien tersebut memang berada dalam kondisi kritis dan telah menggunakan berbagai alat bantu penopang organ vital.
Baca juga: Dinkes Sidoarjo Usut Kematian Bayi 28 Hari yang Diduga Diberi Telur Mentah
“Kondisi pasien sudah tersupport oleh tiga organ yaitu paru-paru, jantung, dan ginjal. Pasien juga sedang on the way cuci darah,” jelasnya kepada wartawan, Kamis (15/5/2026).
Baca juga: Komplotan Curanmor asal Bangkalan Berhasil Diringkus, Satu Ditembak
Prof Cita mengatakan bahwa selama proses evakuasi berlangsung, alat bantu medis pasien tetap berfungsi dan tidak sempat diputus.
Karena itu, pihak rumah sakit menilai kematian pasien tidak berkaitan langsung dengan insiden asap di gedung PPJT.
Baca juga: Diduga Dicekoki Telur Mentah, Bayi di Surabaya Meninggal Dunia
“Bukan karena asap, karena semuanya tersupport oleh mesin. Pada waktu dievakuasi pun support mesin tidak diputus,” tegasnya.
Editor : Zein Muhammad