selalu.id - Penghapusan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan, berdampak pada kelangkaan stok barang minyak goreng curah.
Pantauan selalu.id di pasar beberapa pedagang tidak lagi menjual minyak goreng curah dikarenakan tidak adanya barang. Yayuk (54), salah satu pembeli mengaku saat dirinya dapat kabar yang beredar bahwa stok minyak goreng sudah stabil di pasaran, tetapi ternyata harganya malah melonjak naik.
Baca juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini
"Tapi pas ke pasar, cari yang curah nggak ada. Ada yang kemasan tapi mahal banget," katanya.
Hal yang berbeda dialami, Heny (49), seorang Ibu Rumah Tangga yag mengaku membeli minyak goreng kemasan di minimarket dekat rumahnya.
Namun, dirinya kecewa, harga minyak goreng yang tinggi yang membuatnya mengurungkan niat membeli minyak goreng.
"Mahalnya nggak masuk akal. Masa 2 liter harganya hampir 50 ribu? Nggak jadi beli, tunggu harga turun," ujar dia.
Baca juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil
Sementara itu, Ketua Satgas Pangan Jawa Timur, AKBP Oki Ahadian, menyampaikan, pihaknya telah melakukan sidak keberadaan minyak goreng hari ini di Pasar Wonokromo Surabaya.
Oki menyampaikan, pengecekan ketersediaan minyak goreng kemasan di pedagang pasar sudah ada. Akan tetapi terkendala ke minyak curah yang kini lebih dicari konsumen.
"Yang terkendala minyak curah ada di beberapa pedagang harganya bervariatif dari hasil pengecekan. Kita telusuri distribusi minyak curah sejauh mana kendalanya. Kita akan lakukan penulusuran," kata Oki, usai Sidak harga minyak goreng di Pasar Wonokromo, Jumat (18/3/2022).
Baca juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi
Sesuai dengan Peraturan Mentri Perdagangan (Permendag), kata dia, yang diatur minyak goreng curah itu sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Sehingga, pihaknya melakukan penelusuran.
Diketahui, saat kebijakan HET minyak goreng kemasan beberapa waktu lalu, ketersediaan barang kosong dengan alasan keterlambatan pengiriman. Sedangkan saat ini HET minyak kemasan dicabut, tiba-tiba ketersediaan barang tercukupi dengan harga yang tinggi. Sementara minya curah yang ditetapkan oleh pemerintah HET-nya, secara ajaib mengalami kelangkaan. Minyak goreng oh....minyak goreng.(SL1)
Editor : Redaksi