9.111 Jemaah Haji Jawa Timur Telah Berangkat ke Tanah Suci, Satu Meninggal Dunia

Reporter : Dony Maulana
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-8 dengan progres yang terus meningkat dan berjalan lancar.

Berdasarkan laporan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya per 28 April 2026, sebanyak 9.111 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci atau mencapai 21 persen dari total rencana pemberangkatan tahun ini.

Baca juga: Hari ke-10, Debarkasi Surabaya Terima 14.781 Jemaah Haji

Total rencana pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya pada musim haji 1447 H/2026 M ada sebanyak 44.080 orang.

Di antaranya 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU), yang terbagi dalam 116 kelompok terbang (kloter).

Secara kumulatif hingga 27 April 2026, jumlah jemaah yang telah diberangkatkan sebanyak 7.964 orang dalam 21 kloter.

Pada hari ini, terdapat tambahan keberangkatan sebanyak 1.147 orang dari 5 kloter, sehingga total kumulatif hingga hari ke-8 mencapai 9.111 orang dalam 24 kloter.

Berdasarkan komposisi jenis kelamin, jemaah yang telah diberangkatkan terdiri atas 4.312 laki-laki dan 4.799 perempuan.

Dalam pelaksanaan operasional, tercatat sebanyak 18 kursi kosong (open seat) yang disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain jemaah sakit di rumah sakit sebanyak 5 orang, tunda keberangkatan 1 orang, perpindahan kloter sebanyak 9 orang, serta 13 kursi kosong karena alasan teknis (praman kosong).

Dari aspek ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), seluruh 23 kloter yang telah diberangkatkan tercatat berangkat tepat waktu tanpa adanya keterlambatan maupun percepatan jadwal.

PPIH Embarkasi Surabaya juga menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat laporan satu jemaah wafat di Arab Saudi.

Baca juga: Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, menyampaikan duka cita atas wafatnya jemaah tersebut.

“Seluruh jajaran PPIH Embarkasi Surabaya turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum/almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tuturnya, Selasa (28/4/2026).

Jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya tercatat sebanyak 5 orang yang disebabkan oleh kondisi kesehatan, dan saat ini masih berada di embarkasi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Anam menegaskan bahwa pelaksanaan operasional pemberangkatan jemaah haji hingga hari ke-8 berjalan lancar dengan dukungan koordinasi lintas sektor yang kuat.

“Alhamdulillah, hingga hari ke-8 operasional, seluruh proses pemberangkatan berjalan tertib, lancar, dan tepat waktu. Kami terus memastikan pelayanan kepada jemaah diberikan secara optimal di setiap tahapan,” jelasnya.

Baca juga: Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Ia menambahkan bahwa perhatian terhadap kondisi kesehatan jemaah menjadi prioritas utama.

“Kami terus melakukan pemantauan intensif terhadap jemaah, khususnya yang mengalami kendala kesehatan, agar dapat segera ditangani dan diberangkatkan pada kloter berikutnya setelah dinyatakan layak terbang,” kata Anam.

Selain itu, PPIH Embarkasi Surabaya juga mencatat rencana kedatangan jemaah ke asrama pada 29 April 2026 sebanyak 1.520 orang dari 5 kloter yang berasal dari Kabupaten Lamongan, Tuban, Malang, Bojonegoro, dan Tulungagung.

PPIH Embarkasi Surabaya terus berkomitmen memastikan seluruh rangkaian operasional berjalan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan untuk menjamin kenyamanan, keamanan, dan kelancaran ibadah haji bagi seluruh jemaah.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru