selalu.id - Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Didit Herdiawan Ashaf bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (24/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, membahas tentang rencana pembangunan tanggul raksasa di pesisir laut Jawa Timur untuk abrasi dan banjir rob.
Baca juga: Menko AHY Resmikan 166 Rumah Revitalisasi Kampung Nelayan di Campurejo Gresik
Usai melakukan pertemuan dengan Gubernur Khofifah, Didit Herdiawan menjelaskan rencana pembangunan tanggul di 40 titik lokasi di sepanjang pesisir di Jawa Timur.
"Badan otorita pengelola Pantura Jawa, membicarakan tentang pembangunan tanggul laut, yang akan dibangun pada tahun depan, namun untuk tahun ini sudah ada beberapa yang sudah dibangun di antaranya Malang Selatan, Gresik Pujiharjo dan sebagainya," ungkapnya.
Ditanya soal anggaran pembangunan, Didit menyebut nilainya sekitar Rp20 miliar dalam setiap proyek tanpa memberikan penjelasan secara detail.
Baca juga: Momen Haru Warga Mojokerto Sambut Bantuan Air Bersih dari Pemerintah
"Macam macam nilainya, ada sekitaran 20 miliar dan di bawahnya ini nanti ada penyangga-penyangganya," jelasnya.
Terkait pembangunan Giant Sea Wall (GSW), Didit menyebutkan saat ini sedang dilakukan penelitian dan assesment.
"Seperti apa nanti dibangun di tengah laut sekitar 4-6 km dari bibir pantai dan rencananya akan kita laksanakan setelah selesai semua," tandasnya.
Baca juga: ALLPACK Surabaya 2026: Cara Krista Exhibitions Perkuat Hilirisasi dan Daya Saing IKM
Didit mengungkapkan, dalam proyek GSW itu ada 2 program di dalamnya di antaranya grown breaking program dan grown breaking infrastruktur yang harus berjalan secara bersama.
Reporter: Mohammad Rofik
Editor : Zein Muhammad