selalu.id - Ahmad Reza Yudiansyah, ayah yang tega menganiaya anak kandungnya sendiri hingga tewas, kini hanya bisa menyesali perbuatannya di balik jeruji besi.
Pemuda 26 tahun warga Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, itu tega menganiaya anaknya, R, yang masih balita berusia 3,5 tahun karena hal sepele, yakni rewel dan terus menangis.
Baca juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta
Korban terus menangis karena mencari ibunya dan dua adiknya yang kabur dari rumah setelah tidak kuat menerima kekerasan dari sang ayah.
"Jadi ini sebelumnya ada masalah keluarga. Yang bersangkutan habis ribut dengan istrinya. Akhirnya istri dia membawa dua adik korban pergi dari rumah, sudah empat minggu sebelumnya. Korban tiap hari nangis terus cari ibunya. Si ayah jengkel dengar tangisan yang terus menerus sehingga anaknya dipukuli tiap menangis cari ibunya," terang Kasat PPA-PPO Polresta Sidoarjo, AKP Rohmawati Lailah, Selasa (10/3/2026).
Baca juga: Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!
Lailah menjelaskan, tersangka sempat keluar rumah dan pesta minuman keras pada malam hari sebelum melakukan penganiayaan lagi kepada anaknya.
"Malam sebelum korban meninggal dunia, yang bersangkutan sempat keluar rumah dan mabuk. Pagi mendengar anaknya menangis disamperin ke kamar mandi namun dia kesandung pembatas kamar mandi sehingga jatuh menimpa korban. Setelah korban berdiri, sempat dipukul juga tangan korban setelah itu kejang-kejang yang akhirnya meninggal dunia," jelasnya.
Baca juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin
Saat ini, tersangka telah ditahan di Polresta Sidoarjo. Ia terancam hukuman 20 tahun penjara.
Editor : Zein Muhammad