Pemkot Mojokerto Salurkan 243 Bansos Disabilitas, Ning Ita: Bukti Pemerintah Hadir

Reporter : Achmad Supriyadi
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan sosial kepada warga. (Dok. Diskominfo Mojokerto).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyerahkan bantuan sosial kepada 243 disabilitas di Rumah Rakyat, Rabu (4/3/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan.

Baca juga: Pemkot Mojokerto Terima 51 Sertifikat Aset Tanah, Ning Ita Dorong Percepatan K1 dan K2

Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp350.000 untuk masing-masing penerima.

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto, mengatakan bahwa penyaluran bantuan sosial ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan perhatian yang setara.

“Pemerintah hadir untuk semua. Tidak boleh ada yang tertinggal, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Bantuan ini diharapkan bisa sedikit membantu dan memberikan semangat,” katanya.

Ning Ita menegaskan bahwa program perlindungan sosial akan terus diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

Selain bantuan finansial, Pemkot Mojokerto juga berupaya mendorong pemberdayaan agar para penerima manfaat dapat semakin mandiri.

Baca juga: Melihat Kemegahan Masjid Agung Al Fattah Mojokerto yang Berusia 148 Tahun

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan sosial kepada warga. (Dok. Diskominfo Mojokerto).

“Kelompok disabilitas juga kami berikan perhatian khusus melalui bantuan berupa pelatihan keterampilan. Kami ingin memastikan mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, serta membuka peluang usaha dan kerja sesuai dengan potensi masing-masing. Sehingga bisa tumbuh rasa percaya diri dan partisipasi aktif dalam pembangunan," jelasnya.

Naimah, warga Kelurahan Kauman, hadir mendampingi putranya yang merupakan penyandang disabilitas rungu. Ia menilai proses penyaluran bantuan berjalan dengan baik, mulai dari tahap pendataan hingga pencairan.

“Saya dulu didata oleh kelurahan dan diarahkan untuk ke Dinas Sosial,” ungkapnya.

Baca juga: Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tangki Solar Terjun dari Tol Jombang Mojokerto

Menurutnya, alur yang jelas membuat dirinya tidak mengalami kesulitan saat mengurus bantuan bagi putranya tersebut.

Untuk menghindari antrean panjang, pemberian bantuan dibagi menjadi tiga sesi berdasarkan masing-masing kecamatan. Dengan pengaturan tersebut, para penerima manfaat tidak perlu menunggu lama dan proses penyaluran dapat berlangsung tertib serta nyaman.

Selain menyalurkan bantuan bagi penyandang disabilitas, pada bulan Ramadan ini Pemerintah Kota Mojokerto juga menyalurkan bantuan bagi tukang becak, anak yatim non panti dan lansia. (ADV).

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru