Gebrakan PLN NP dalam Percepat Aset Panas Bumi untuk Energi Bersih di Indonesia

Reporter : Zein Muhammad
PLN NP saat menandatangani Joint Development Study Agreement (JDSA) dengan PT Geo Dipa Energi (Persero) (GDE). (Dok. PLN NP for selalu.id).

selalu.id - PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat peran dalam mendorong energi bersih melalui kolaborasi strategis. 

Kali ini, PLN NP menandatangani Joint Development Study Agreement (JDSA) dengan PT Geo Dipa Energi (Persero) (GDE) untuk menyusun studi pengembangan bersama peningkatan kinerja operasional pembangkit panas bumi, sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis ketenagalistrikan berkelanjutan.

Baca juga: GM PLN Tinjau SPKLU Jawa Timur, Pastikan Beroperasi Maksimal saat Momen Mudik

Melalui studi tersebut, PLN NP dan GDE akan memulai langkah dari yang paling mendasar: memastikan aset panas bumi beroperasi semakin andal dan efisien. 

Fokus utamanya adalah kajian retrofit PLTP Dieng 1 yang ditargetkan mampu meningkatkan keandalan dan efisiensi pembangkit. 

Dari sana, kedua pihak juga menyiapkan fondasi untuk mengidentifikasi potensi pengembangan panas bumi berikutnya melalui pendekatan teknis dan bisnis yang terukur.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari strategi menghadirkan peningkatan kinerja pembangkit sekaligus memperluas kontribusi energi bersih. |

Baca juga: COP28 Dubai Dibuka, Dirut PLN Ajak Kolaborasi Global untuk Capai NZE Nasional 2060

“Penandatanganan JDSA ini menjadi wujud komitmen PLN Nusantara Power untuk menghadirkan peningkatan kinerja operasional pembangkit secara terukur melalui kolaborasi strategis. Retrofit PLTP Dieng 1 kami dorong sebagai upaya peningkatan keandalan dan efisiensi, sekaligus membuka peluang pengembangan panas bumi di lokasi-lokasi potensial berikutnya,” jelas Ruly dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).

Tidak berhenti pada retrofit, ruang lingkup kerja sama juga mengarah pada pengembangan masa depan, mulai dari penguatan sektor teknologi PLTP, pengembangan proyek panas bumi baru, hingga inisiatif green hydrogen berbasis energi panas bumi. 

“Disaat yang sama, kami juga memperluas langkah menuju energi masa depan melalui inisiatif green hydrogen berbasis panas bumi sebagai bagian dari transformasi energi bersih nasional,” kata Ruly.

Baca juga: Inovasi Atasi Sampah Laut, Warga Binaan PLN Sabet Penghargaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan

PLN NP menilai kolaborasi ini memiliki pijakan yang kuat karena dibangun dari kerja sama yang telah berjalan. 

Dalam tiga tahun terakhir, PLN NP dan GDE merealisasikan kolaborasi beyond kWh melalui lebih dari delapan kontrak kerja sama, dengan GDE memanfaatkan kompetensi PLN NP untuk mendukung kebutuhan operasional dan peningkatan kinerja. 

Dengan JDSA ini, PLN NP optimistis sinergi bersama GDE akan mempercepat optimalisasi aset panas bumi, memperkuat ketahanan energi, serta mendorong percepatan transisi energi hijau di Indonesia.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru