Harga Cabai di Surabaya Hari Ini Turun Drastis, Harga Ayam Masih Tinggi

Reporter : Dony Maulana
Pedagang cabai di pasar tradisional Keputran Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Memasuki bulan suci Ramadan 2026, masyarakat di Surabaya dihadapkan pada fluktuasi harga sejumlah bahan pokok yang cukup membingungkan.

Berdasarkan pantauan selalu.id di sejumlah pasar di Surabaya, beberapa pekan terakhir harga cabai rawit, cabai merah, bawang merah, hingga ayam potong mengalami lonjakan harga yang cukup tajam. Namun per hari ini, Rabu (18/2/2026), harga cabai secara serempak anjlok.

Baca juga: Beda dengan Surabaya, Harga Cabai dan Ayam di Mojokerto Justru Melejit Naik

Sebelumnya, pada Selasa (17/2/2026) kemarin, kenaikan paling drastis terlihat pada harga cabai rawit. Jika sebelumnya harga cabai rawit tembus di angka Rp95.000 hingga Rp100.000 per kilogram, saat ini harganya hanya berkisar Rp50.000 sampai Rp55.000 per kg.

Diketahui, beberapa hari lalu lonjakan harga juga terjadi pada cabai merah besar. Harga komoditas ini naik dua kali lipat pada beberapa hari lalu.

Namun, pada hari ini, cabai besar merah juga ikut anjlok secara drastis dari yang sebelumnya Rp40.000 per kg menjadi Rp20.000 per kg.

Hasan, salah satu pedagang cabai di Pasar Tradisional Keputran Surabaya, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, kenaikan harga kemarin tersebut dipicu oleh minimnya pasokan atau stok barang yang diterima, baik dari kalangan petani maupun pengepul.

Penjual cabai di Pasar Keputran Surabaya. (Foto: Dony/selalu.id).

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Surabaya Tembus Rp100 Ribu per Kilogram, Khofifah Cuma Bilang Begini

Faktor cuaca ekstrem yang melanda Jawa Timur dalam beberapa pekan terakhir juga disebut menjadi penyebab utama berkurangnya hasil panen.

Meski begitu, Hasan menyebut per hari ini harga cabai mulai kembali normal. Sehingga, kebutuhan para konsumen pun tercukupi.

"Jadi beberapa hari lalu, Info dari sananya (penyuplai cabai) sudah naik, ya sudah, mau tidak mau kita sebagai pedagang juga ikut menaikkan harga dagangan kita. Karena info terbaru dari penyuplai turun, ya kita turunkan juga harganya," katanya kepada selalu.id.

Baca juga: Banjir Osowilangun Lumpuhkan Lalin, Ternyata Gara-gara Ini Air Meluap

"Biasanya, kalau turunnya banyak kayak gini nih jumlah pasokannya melimpah mas. Makanya turunnya bisa sampai separuh harga. Kiriman (cabai) kemarin kan sampai Rp95 ribu perkilonya. Nah, kiriman hari ini harga jualnya cuma Rp50 ribu saja perkilonya," tambah pria 53 tahun tersebut.

Meski harga cabai rawit dan cabai besar merah turun drastis, harga ayam potong tetap merangkak naik, bahkan tidak menunjukkan tanda-tanda adanya penurunan. Harga ayam potong yang sebelumnya Rp36.000 per kg, kini naik menjadi Rp42.000 per kg.

Kenaikan beberapa harga bahan pokok ini tentu memberikan dampak tersendiri bagi pedagang maupun konsumen yang membutuhkan pasokan untuk kebutuhan sehari-hari maupun persiapan di bulan suci Ramadan 2026. Namun, para konsumen juga sedikit terbantu dengan adanya penurunan harga cabai tersebut.

Editor : Zein Muhammad

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru