Kasus Sentuh 65.238, Jatim Jadi Provinsi dengan Lonjakan HIV/AIDS Tertinggi di Indonesia

Reporter : Dony Maulana

selalu.id – Provinsi Jawa Timur kini tercatat sebagai daerah dengan peningkatan kasus HIV/AIDS tertinggi di Indonesia. Data tahun 2025 menyebut jumlah orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) di provinsi ini mencapai 65.238 orang. 

 

Baca juga: 60 Remaja di Sidoarjo Idap HIV: Tujuh Meninggal, 53 Berjuang Hidup

Dalam periode Januari hingga Maret 2025 Jawa Timur melaporkan penambahan 2.599 kasus baru HIV/AIDS — angka tertinggi secara nasional untuk periode itu. 

 

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Suli Daim menyatakan lonjakan ini harus menjadi perhatian serius. Ia mendorong penguatan strategi pencegahan sejak hulu hingga hilir, melalui edukasi publik, perluasan cakupan skrining di fasilitas kesehatan, serta pendampingan bagi ODHIV. 

 

Baca juga: Tekan Penularan HIV pada Remaja, Pemkab Sidoarjo Geser Fokus ke Edukasi dan Promotif

Menurut Suli, upaya ini juga penting untuk menekan laju penularan dan mengurangi stigma terhadap ODHIV. Ia menyebut keterlibatan ormas keagamaan dapat membantu memperluas jangkauan edukasi dalam masyarakat. 

 

Sebaran kasus tidak hanya terjadi di satu daerah. Meski ibu kota provinsi, wilayah lainnya juga terdata memiliki angka tinggi. Di antaranya kabupaten/kota seperti Sidoarjo, Jember, Tulungagung, dan Pasuruan tercatat masuk kategori dengan temuan kasus signifikan. 

Baca juga: Penjelasan Dinkes soal Banyaknya Angka Kasus HIV/AIDS Anak dan Remaja di Sidoarjo

 

Pakar kesehatan dan pihak berwenang mendesak agar langkah penanggulangan dipercepat dan diperkuat di seluruh lapisan masyarakat. Upaya edukasi, skrining rutin, serta pendampingan medis dianggap sebagai kunci untuk menahan laju penyebaran HIV/AIDS di Jawa Timur.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru