Banyak Tertinggal, Lost and Found KAI Daop 8 Simpan 173 Tumbler

Reporter : Ade Resty

selalu.id – PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya terus mendorong budaya perjalanan ramah lingkungan melalui kampanye membawa tumbler serta penyediaan fasilitas isi ulang air minum di sejumlah stasiun.

 

Baca juga: Sederet Persiapan Dini KAI Daop 8 Surabaya dalam Menyambut Mudik Lebaran 2026

Kedisiplinan penumpang masih menjadi tantangan. Sepanjang Januari hingga Oktober 2025 terdapat 197 tumbler yang tertinggal di stasiun maupun di atas kereta.

 

Dari jumlah tersebut hanya 24 tumbler yang sudah diambil kembali oleh pemiliknya. Sebanyak 173 tumbler masih tersimpan di layanan lost and found.

 

“Fasilitas Water Station sudah tersedia dan kami mengajak penumpang membawa tumbler pribadi. Selain lebih sehat langkah kecil ini membantu mengurangi sampah plastik,” ujar Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif Jumat 28 November 2025.

 

Fasilitas Water Station tersedia di sejumlah stasiun besar seperti Surabaya Gubeng Surabaya Pasar Turi Malang Lamongan dan Sidoarjo. Seluruh stasiun keberangkatan di wilayah Daop 8 akan dilengkapi fasilitas serupa secara bertahap.

 

Penumpang dapat mengisi ulang air minum secara mandiri menggunakan tumbler pribadi sebelum naik kereta.

 

Baca juga: Puncak Awal Arus Nataru, 49.583 Penumpang Padati KA Daop 8 Surabaya

KAI mengingatkan pentingnya kewaspadaan penumpang terhadap barang bawaan. Kehilangan atau kerusakan barang bawaan bukan menjadi tanggung jawab KAI.

 

Setiap stasiun memiliki layanan lost and found yang mencatat menyimpan dan mengamankan barang temuan hingga pemiliknya datang mengambil.

 

Pengambilan barang dapat dilakukan di Pos Pengamanan Stasiun Surabaya Gubeng Surabaya Pasar Turi dan Malang.

 

Baca juga: Imbas KA Aksa Cargo Anjlok di Pasarturi, Arjonegoro dan Jenggala Tak Beroperasi

Prosedur pengambilan barang yaitu penumpang melapor kepada petugas stasiun. Petugas mengecek daftar barang temuan. Jika sesuai barang dapat diambil dengan menunjukkan identitas dan bukti kepemilikan.

 

Luqman berharap edukasi berkelanjutan dapat membuat penumpang lebih teliti terutama sebelum meninggalkan kereta.

 

“Kami mengimbau pelanggan untuk menjaga barang bawaannya. Jika ada barang tertinggal segera laporkan karena KAI memiliki layanan resmi Lost and Found,” jelasnya.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru