selalu.id - Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan penguatan Kurikulum Berbasis Cinta KBC dalam Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah Aliyah, dan Wakil Kepala Kurikulum MA di Surabaya pada Rabu 26 November 2025.
Baca juga: Surabaya Jadi Contoh Nasional Gerakan Wakaf dan Kerukunan Umat Beragama
Menag menyampaikan bahwa KBC bertujuan membentuk generasi masa depan yang komprehensif. Ia menekankan ajaran agama perlu ditanamkan dengan pendekatan cinta sebagai fondasi pembelajaran dan pembentukan akhlak.
“Madrasah memiliki paket pembelajaran yang lebih lengkap. Madrasah mempelajari fisika sekaligus metafisika yaitu alam syahadat dan alam ghaib,” ujarnya.
Ia menambahkan pembelajaran di madrasah tidak hanya menitikberatkan logika tetapi juga intuisi dan kedalaman spiritual. Ia menyebut madrasah sebagai bengkel spiritual yang mengajarkan ilmu langit dengan pembersihan batin sebagai awal proses belajar.
“Guru madrasah idealnya memulai mengajar dan menutup pembelajaran dengan doa. Ukuran keberhasilan madrasah tidak hanya pada capaian akademik tetapi juga pada sikap dengan orientasi dunia dan akhirat,” jelasnya kepada selalu.id saat ditemui di Jalan Jemursari Surabaya.
Baca juga: Kemenag Tetapkan 1 Syawal 1445 HÂ 10 April 2024 Besok
Menag meminta pendidik aktif berpikir kritis dan peka terhadap perubahan zaman. Ia menjelaskan KBC merupakan hasil proses panjang yang terkait konsep ekoteologi dan kesadaran hubungan manusia dengan alam semesta.
Bimtek KBC Batch 1 diikuti Pengawas MA, Kepala MA, dan Wakil Kepala Kurikulum MA se Jawa Timur. Kegiatan berlangsung selama tiga hari mulai Selasa 25 November hingga Kamis 27 November di Bess Mansion Hotel Surabaya.
Baca juga: Kuota Haji 2024 Indonesia 221 Ribu Jemaah, Begini Tahapan Penyelenggaran Tahun Depan
Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar menyatakan kegiatan ini bagian dari komitmen dalam menghadirkan madrasah unggul berbasis cinta dan akhlak mulia.
“Kami harapkan para peserta dapat mengimplementasikan prinsip prinsip KBC di madrasah masing masing,” tukasnya.
Editor : Ading