selalu.id - Personel Polda Jawa Timur dan Polres Lumajang melakukan pemantauan serta memberikan himbauan keamanan kepada warga yang melintas di sekitar Jembatan Besuk Koboan Desa Sumberwuluh Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi risiko hujan abu dan potensi letusan sekunder Gunung Semeru.
Baca juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar
Petugas mengingatkan warga terkait bahaya aliran lahar dingin material vulkanik dan tanah labil di bantaran sungai. Mereka juga membantu mengatur arus kendaraan dan mencegah warga mendekati area yang dinilai berbahaya.
Baca juga: Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast menyatakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Ia menegaskan personel ditempatkan di beberapa titik rawan untuk memberikan peringatan dini jika terjadi kenaikan debit air atau luncuran material dari puncak Semeru. “Kami mengimbau warga agar berhati hati saat melintas di sekitar Jembatan Besuk Koboan. Aktivitas vulkanik Semeru masih fluktuatif sehingga potensi bahaya seperti lahar dingin bisa terjadi sewaktu waktu,” ujarnya pada Senin 24 November 2025.
Baca juga: Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Dukung Reformasi Polri
Kombes Abast meminta masyarakat mengikuti arahan petugas dan tetap waspada. Ia menambahkan personel terus memantau situasi dan siap bertindak cepat jika terjadi perubahan kondisi. “Segera hubungi petugas apabila melihat tanda tanda peningkatan aktivitas lahar. Dengan kewaspadaan bersama risiko kecelakaan dapat diminimalisir,” katanya.
Editor : Ading