selalu.id – Memasuki musim hujan di sejumlah wilayah Jawa Timur, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) melakukan langkah antisipatif untuk mencegah banjir dan angin puting beliung. Upaya pencegahan ini telah dilakukan sejak Agustus 2025.
Baca juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan
Plt Direktur Utama PT SIER sekaligus Direktur Keuangan, Administrasi, dan Manajemen Risiko, Rizka Syafittri Siregar, mengatakan bahwa pihaknya menyiapkan langkah strategis mitigasi risiko, baik berupa perawatan maupun perbaikan infrastruktur di kawasan industri.
Upaya tersebut meliputi pembersihan dan perbaikan saluran air serta jalan dengan pemasangan U-ditch dan box culvert di Jalan Berbek Industri I, III, dan IV yang telah rampung. Sementara pekerjaan serupa di Jalan Rungkut Industri III sisi timur masih berlangsung.
“Untuk memastikan aliran air dapat terkelola dengan baik saat curah hujan tinggi, SIER juga telah membangun pintu air di dua titik di Rungkut Industri III sisi barat dan timur serta menambah pompa di beberapa titik strategis. Untuk area Berbek Industri, rumah pompa yang telah selesai dibangun akan dipastikan berfungsi optimal,” kata Rizka.
SIER juga melakukan pendalaman waduk di Jalan Rungkut Industri IV, yakni Waduk 2 dan Waduk 3, agar kapasitas penampungan air meningkat.
“Waduk dan saluran ini menjadi elemen penting sistem pengendalian air di kawasan. Dengan pengerukan, kapasitas tampungnya meningkat sehingga aliran air lebih lancar,” ujarnya.
Baca juga: SIER dan Holding BUMN Danareksa Salurkan 3.000 Paket Daging Kurban
Selain itu, SIER bekerja sama dengan PT HM Sampoerna dan Pemerintah Kota Surabaya membersihkan eceng gondok di sungai perbatasan Kali Tambak Oso untuk menjaga kelancaran aliran air.
Perantingan pohon di Jalan Raya Industri dan Berbek (arah Tol Juanda) juga dilakukan agar tidak menimbulkan risiko bagi pengendara saat hujan deras dan angin kencang.
Baca juga: Mitigasi BPBD dalam Antisipasi Kekeringan di Jawa Timur, Begini Imbauannya
“Kami menyadari pentingnya kesiapan menghadapi musim hujan, terutama di kawasan industri yang padat aktivitas. Karena itu, sejak awal kami melakukan serangkaian aktivitas mitigasi. Langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen SIER dalam menjaga keberlanjutan dan keselamatan kawasan,” jelas Rizka.
Ia menambahkan, kolaborasi semua pihak menjadi kunci menjaga kawasan industri tetap tangguh di tengah cuaca ekstrem.
“Kami telah bersiap dan ingin mengajak semua pihak bersama-sama melindungi lingkungan kerja serta memastikan kawasan industri tetap aman, nyaman, dan produktif,” pungkasnya.
Editor : Ading