selalu.id – Sejumlah warga Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengeluhkan kendaraannya mogok setelah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Menanggapi keluhan tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyatakan akan melakukan investigasi.
Baca juga: Kapolres Tuban AKBP Wiliam Tanasale Dicopot! Ini Dugaan Kasusnya
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya telah menerima aduan dari konsumen terkait produk Pertalite yang terindikasi menimbulkan gangguan pada mesin kendaraan.
Ahad menegaskan, seluruh proses distribusi BBM dijalankan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, termasuk pemeriksaan mutu melalui pengujian laboratorium sebelum disalurkan ke masyarakat.
“Prioritas utama kami adalah menjamin keamanan suplai serta mutu produk BBM yang diterima masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (27/10/2025).
Baca juga: Pertamina Tanggung Servis Gratis Motor Brebet Akibat Pertalite, Siapkan Servis Gratis di 32 Bengkel
Sebagai tindak lanjut, Pertamina Patra Niaga akan melakukan pemeriksaan laboratorium lanjutan terhadap sampel Pertalite yang dikeluhkan warga dan berasal dari Fuel Terminal Tuban. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian spesifikasi produk setelah disalurkan ke SPBU.
Pertamina memastikan pasokan BBM ke seluruh SPBU tetap berjalan normal.
Baca juga: Relawan Prabowo Sebut Langkah Wawali Armuji Soal Sidak BBM Bukan Kerja Nyata
“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak. Pertamina memastikan seluruh produk yang disalurkan telah melalui proses pengawasan ketat, mulai dari terminal pengirim hingga lembaga penyalur resmi,” jelas Ahad.
Pertamina berkomitmen menjaga mutu dan keamanan produk BBM serta terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk memastikan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
Editor : Ading