Layanan PBG di MPP Siola Surabaya Hanya 15 Menit, Tercepat di Indonesia

Reporter : Rahmat Hidayat

selalu.id — Pelayanan publik di Kota Surabaya kembali mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola dinilai sebagai yang tercepat di Indonesia, dengan waktu pengurusan hanya sekitar 15 menit.

 

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Apresiasi tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, saat meninjau MPP Siola bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Jumat (17/10/2025).

 

Dalam kunjungan itu, keduanya didampingi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau sejumlah fasilitas dan layanan publik di MPP Siola, Jalan Tunjungan, Surabaya.

 

Menteri PKP Maruarar menilai kecepatan pengurusan PBG di MPP Siola menjadi contoh pelayanan publik modern yang efisien dan bebas pungutan liar. Ia menyebut, prosesnya hanya memakan waktu sekitar 15 menit.

 

“Kami hitung waktunya, kami muter (melihat pelayanan lainnya) lalu balik lagi kira-kira 15 menit lebih 20 detik dan kami menemukan (pengurusannya) sudah selesai,” kata Maruarar.

 

Ia mengapresiasi Pemerintah Kota Surabaya yang menghadirkan layanan cepat, transparan, dan tanpa biaya tambahan.

 

“Selamat kepada Wali Kota Surabaya dan kepala dinasnya, mampu membuat pelayanan publik yang prima, berkualitas, cepat, dan tidak ada pungli, bahkan gratis,” ujarnya.

 

Saat ini, MPP Siola Surabaya menyediakan 1.993 layanan publik, mulai dari PBG, administrasi kependudukan (adminduk), hingga perizinan investasi. Fasilitas penunjang juga disiapkan untuk mendukung kenyamanan masyarakat, antara lain Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), Ruang Layanan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Klinik Investasi, Ruang Laktasi, Ruang Bermain Anak, Pojok Baca Digital, Ruang Pengaduan, Ruang Tunggu Difabel, Sentra Wisata Kuliner (SWK), dan musala.

 

Mendagri Tito Karnavian menilai keberadaan MPP Siola sangat bermanfaat bagi masyarakat karena memudahkan pengurusan dokumen tanpa harus berpindah kantor.

 

“Dengan adanya MPP ini, semua outlet untuk membuat paspor, Dukcapil, KK, termasuk pengurusan PBG ada di sini,” kata Tito.

 

Ia menjelaskan, hingga saat ini terdapat 289 MPP yang terbentuk di seluruh Indonesia, 35 di antaranya berada di Jawa Timur.

 

“Dari total 514 kabupaten/kota, masih ada yang belum, dan terus kita dorong. Di Jatim, dari 38 kabupaten/kota, 35 sudah terbentuk, termasuk yang terbaik dan tertinggi di Indonesia,” ujarnya.

 

Menurutnya, MPP seperti Siola mampu mempercepat pelayanan publik, meningkatkan transparansi, memperjelas proses pembayaran, serta menekan potensi korupsi.

 

“Adanya MPP membantu masyarakat mendapat pelayanan lebih cepat, transparan, proses pembayarannya jelas, mengurangi korupsi, dan mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik,” jelasnya.

Baca juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

 

Tito juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri Cahyadi yang telah menciptakan layanan publik berstandar nasional.

 

“Kami berterima kasih kepada Wali Kota Eri Cahyadi yang telah mewujudkan pelayanan terbaik untuk masyarakat di MPP Siola,” katanya.

 

Ia menambahkan, sistem MPP ke depan perlu terintegrasi secara digital dengan kementerian dan pemerintah daerah.

 

“Misalnya soal PBG, sebelum menuju ke PBG ada beberapa persyaratan seperti persetujuan teknis dari PUPR. Ini yang perlu dikoneksikan,” terang Tito.

 

Konektivitas digital, lanjutnya, dengan sistem nasional seperti SIMBG dari Kementerian PUPR dan OSS dari Kementerian Investasi perlu diperkuat agar pelayanan tidak berjalan parsial.

 

“Nanti Pak Maruarar akan koordinasikan ke tingkat pusat supaya daerah terkoneksi dan lebih mudah,” tambahnya.

 

Baca juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan terima kasih atas apresiasi pemerintah pusat. Ia menegaskan kecepatan pelayanan merupakan bentuk tanggung jawab Pemkot terhadap warga.

 

“Pak Menteri PKP Maruarar Sirait meninjau MPP Siola dan melihat langsung kecepatan petugas dalam memproses layanan adminduk, termasuk PBG. Kata Pak Maruarar, ini yang tercepat di Indonesia, cuma 15 menit sudah jadi,” ujar Eri.

 

Ia mengapresiasi seluruh petugas MPP Siola yang telah memberikan pelayanan maksimal.

 

“Kerja baik kita diapresiasi. Ke depan tetap harus kita tingkatkan lagi. Karena yang utama adalah melayani warga Surabaya. Matur nuwon untuk seluruh petugas yang sudah bekerja keras di MPP Siola,” katanya.

 

Selain layanan Pemkot Surabaya, terdapat 43 instansi pemerintah pusat dan daerah yang beroperasi di MPP Siola, di antaranya Kejaksaan Negeri Surabaya, Polrestabes Surabaya, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I, dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Surabaya.

 

Sejak Mei 2022, Pemkot Surabaya terus melakukan pembenahan terhadap MPP Siola yang telah diresmikan sejak 2017. Berbagai perbaikan dilakukan agar masyarakat semakin nyaman dalam mengakses layanan publik.

 

Kini, MPP Siola tampil lebih modern dengan tata letak stan yang tertata rapi, ruang tunggu luas, area bermain anak, serta fasilitas ramah disabilitas. (ADV)

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru