Surabaya Jadi Tuan Rumah Raya Run 2025, Bank Raya Dorong Transaksi Digital

Reporter : Ade Resty

selalu.id – Surabaya akan menjadi tuan rumah ajang lari nasional Raya Run 2025 pada 26 Oktober 2025. Event ini menargetkan ribuan pelari dari seluruh Indonesia dengan dua kategori, Fun Run 5K dan 10K.

 

Bank Raya, bagian dari BRI Group, hadir sebagai sponsor utama bersama 20FIT dan Visa. Direktur Bisnis Bank Raya, Kicky Andrie Davetra, menyebut Surabaya dipilih karena memiliki potensi besar dalam ekonomi digital dan kreatif.

 

“Dengan hadirnya ribuan pelari, kami berharap ekonomi Surabaya semakin bergeliat, sekaligus memperkenalkan pengalaman transaksi digital lewat aplikasi Raya,” ujarnya saat konferensi pers, Jumat (19/9/2025).

 

Konferensi pers juga dihadiri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan COO 20FIT Novi Eastiyanto. Tiket presale Raya Run sudah dibuka sejak 12 September 2025.

 

Bank Raya menghadirkan berbagai opsi pembayaran, mulai QRIS, Virtual Account, hingga Kartu Digital Debit Visa yang baru diluncurkan. Ada promo cashback Rp50 ribu untuk pendaftaran dengan kartu digital, serta cashback Rp20 ribu bagi transaksi QRIS dengan kode promo khusus.

 

Menurut Kicky, Kartu Digital Debit Visa dapat digunakan bertransaksi di merchant Visa, baik di dalam maupun luar negeri. Fitur keamanan dilengkapi autentikasi aplikasi dan verifikasi PIN tambahan.

 

“Kami senang bisa bekerja sama dengan Visa. Harapannya, transaksi digital semakin mudah diakses masyarakat,” kata Kicky.

 

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut Pemkot siap menyambut peserta dari berbagai daerah.

 

“Event ini akan jadi momentum untuk menunjukkan Surabaya sebagai kota yang nyaman, bersih, dan warganya ramah. Itu yang bikin pelari terkesan,” katanya.

 

Selain olahraga, Raya Run 2025 juga melibatkan tenant UMKM lokal dan pelaku ekonomi kreatif. Seluruh transaksi di area acara dibuat cashless untuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

 

Data pertengahan 2025 mencatat pengguna Raya App menembus 1,05 juta dengan 2,1 juta transaksi, tumbuh 42,7 persen secara tahunan. Tabungan digital meningkat Rp1,5 triliun atau 66,6 persen.

 

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru