Spanduk Erick-Risma Bertebaran di Surabaya, Pengamat Politik: Menarik

Reporter : Ade Resty
Spanduk Erick Tohir - Tri Rismaharini di Surabaya

selalu.id - Pakar Komunikasi Politik Univesitas Airlangga Surabaya, Suko Widodo menilai pemasangan sapnduk bergambar Menteri BUMN Erick Tohir dan Menteri Sosial Tri Rismaharini merupakan hal yang cukup menarik sebagai pengenalan kandidat kepada masyarakat.

"Pemandangan baliho Erick dan Risma menarik. Jika selama ini masyarakat hanya dikenalkan kandidat Presiden kini sudah dengan pasangan," kata Suko saat dihubungi selalu.id, Kamis (10/2/2022).

Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa IzinĀ 

Suko beranggapan bahwa pemilihan Surabaya sebagai penempelan spanduk tersebut dirasa cukup tepat. Hal ini berdasar pada basis dukungan mantan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

"Karena selama ini Risma memang punya dukungan real yang besar di Surabaya," jelasnya.

Namun, menurut Suko, spanduk tersebut kurang efektif jika ditampulkan saat ini mengingat masyarakat sedang dihadapkan pada penaggulangan Covid-19 dengan retetan aturan yang berimbas pada perekonomian.

Baca juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Jadi pemasangan itu belum berdampak pada dukungan secara signifikan," terangnya.

Pendapat masyarakat, lanjut Suko, bisa kontra produktif dengan tujuan pemasangan spanduk tersebut.

"Orang (masyarakat) sedang tidak tertarik politik, biasa-biasa saja. Sehingga pengaruhnya ya hanya pada level koginisi/ tahu saja. Belum pada level afeksi atau sikap, apalagi ke level mendukung," imbuhnya.

Baca juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Masyarakat sedikit terkejut dengan munculnya spanduk Erick-Risma tersebut. Hal ini cukup beralasan, pasalnya masyarakat Surabaya cukup mengenal bahkan mengidolakan sosok Tri Rismaharini.

"Sebelumnya nggak ada. Kayaknya baru pagi tadi," kata Muhammad, salah satu warga yang melintas di Jalan Tambaksari. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru