Ketua DPRD Surabaya: Workshop Wartawan Perkuat Transparansi Pengelolaan Aset

Reporter : Ade Resty
Pimpinan DPRD Kota Surabaya mengapresiasi gelaran Workshop Wartawan Surabaya

selalu.id – Pimpinan DPRD Kota Surabaya mengapresiasi gelaran Workshop Wartawan Surabaya yang membahas potensi aset Pemerintah Kota (Pemkot) sebagai sumber optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

 

Baca juga: Menang di MA, Warga Surabaya Tetap Bayar PBB Rp280 Juta atas Tanah yang Diklaim Pemkot

Kegiatan yang berlangsung di Balai Diklat Pemkot Surabaya, Prigen, dinilai menjadi ruang penting bagi jurnalis sekaligus mendorong tata kelola aset yang lebih transparan.

 

Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, menyebut workshop tersebut tidak hanya memperkuat kompetensi wartawan, tetapi juga menghasilkan diskusi kritis yang bermanfaat bagi pembangunan kota.

 

“Saya memberikan apresiasi pada wartawan Surabaya yang kemarin menggelar workshop, sehingga akan lebih mempertajam kompetensi para jurnalis dan membedah isu-isu kritis. Nanti bisa memberikan kontribusi positif bagi pembangunan,” kata Adi, Senin (25/8/2025).

 

Adi menambahkan, Surabaya sebagai kota majemuk membutuhkan peran media untuk menjaga kerukunan sosial.

 

“Apalagi ini kota yang majemuk, sehingga saya berharap teman wartawan semakin merekatkan dinamika kita hidup sebagai masyarakat kota,” ujarnya.

 

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, menyoroti pentingnya workshop yang digelar di aset Pemkot wilayah Prigen. Menurutnya, hal ini membuka pemahaman publik bahwa aset milik Pemkot bisa dimanfaatkan untuk kepentingan umum.

 

Baca juga: BHS Sentil Pengelolaan Wisata di Surabaya, Banyak Aset Minim Terobosan

“Workshop di aset Pemkot di Prigen ini juga memberi pengetahuan bagi publik bahwa aset tersebut bisa dipakai untuk kegiatan umum. Hal ini perlu disiarkan agar masyarakat tahu,” kata Bahtiyar.

 

Ia berharap hasil workshop dapat menjadi rekomendasi strategis bagi Pemkot untuk mengoptimalkan aset yang belum terkelola maksimal.

 

“Masih banyak aset yang terbengkalai. Ke depan, pemerintah kota harus bisa memaksimalkan aset yang ada agar memberi manfaat ekonomi bagi warga Surabaya,” tegasnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya, Laila Mufidah, menilai workshop ini membuka ruang positif bagi keterbukaan pengelolaan aset daerah. Ia menekankan pentingnya peran wartawan dalam mengawal agar aset Pemkot benar-benar produktif.

Baca juga: Ngaku Wartawan, Empat Curanmor Bersenjata Dibekuk di Gresik, Dua Ditembak Saat Melawan

 

“Workshop seperti ini memberi ruang yang baik sekali, karena wartawan bisa ikut mengawal isu strategis seperti aset daerah. Dengan keterbukaan informasi, masyarakat juga akan tahu sejauh mana aset itu dikelola untuk kepentingan bersama,” kata Laila.

 

Menurut Laila, optimalisasi aset harus berpihak pada kesejahteraan warga, terutama kelompok rentan.

 

“Yang penting adalah bagaimana aset itu benar-benar memberikan manfaat. Harapan saya, ada rekomendasi yang bisa langsung dijalankan Pemkot agar aset lebih produktif dan berdampak nyata,” pungkasnya.

 

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru