Ahmad Hidayat Bongkar Manuver Armuji 'Rebut' Kursi Ketua PDIP Surabaya

Reporter : Ade Resty
Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat

selalu.id — Kader PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, mengungkap dinamika internal partai menjelang penentuan Ketua DPC PDIP Surabaya definitif. Ia menegaskan komitmennya terhadap semangat perjuangan Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri, sekaligus menyoroti manuver politik yang diduga melibatkan Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji.

 

Baca juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

Dalam pernyataannya, Achmad menegaskan bahwa PDIP bukan milik kelompok tertentu, tetapi rumah perjuangan bersama yang dibangun atas dasar pengorbanan dan keikhlasan, bukan ambisi kekuasaan.

 

“Saya tidak mau kalau partai dan semangat kebersamaan hanya dijadikan topeng ambisi kekuasaan, entah untuk diri sendiri, keluarga, atau golongan tertentu,” ujar Achmad kepada selalu.id, Jumat (18/7/2025).

 

Achmad juga menyerukan dukungan penuh agar Megawati Soekarnoputri kembali memimpin PDIP dalam Kongres VI mendatang.

 

Ia mengungkap, konflik internal PDIP Surabaya sudah berlangsung sejak November 2022. Menurutnya, saat itu Armuji sempat menemuinya setelah umrah dan menyampaikan keinginan politik.

 

“Beliau menyampaikan ingin maju lagi sebagai Wakil Wali Kota, menitipkan anaknya di kursi pimpinan dewan, dan menyerahkan urusan partai ke kader muda,” beber Achmad.

 

Baca juga: Stunting Surabaya Diklaim Tinggal 0,59 Persen, Armuji Tetap Minta Maaf ke Warga

Awalnya, permintaan itu dianggapnya sebagai bagian dari dinamika biasa. Namun, setelah pelantikan kepala daerah pada Februari 2025, Armuji kembali mengajaknya bertemu di rumah dinas dengan pembicaraan lebih serius.

 

“Dia minta dukungan saya untuk jadi Ketua DPC PDIP Surabaya. Saya tolak, karena saya pegang komitmen awal. Eh, malah saya diancam akan ‘diudal-udal’ kalau tidak ikut barisannya,” ungkapnya.

 

Achmad menduga, sejak penolakannya itu, muncul berbagai laporan internal yang menurutnya direkayasa untuk menjatuhkannya dan membuka jalan bagi Armuji menuju kursi Ketua DPC.

 

Baca juga: Pengamat Politik Sebut Arif Fathoni Lebih Potensial jadi Wali Kota Ketimbang Armuji

“Bagi saya, berpolitik itu bukan cuma soal kekuasaan. Tapi soal integritas dan kejujuran menjaga amanah partai,” tegasnya.

 

Di akhir pernyataannya, Achmad tetap mengajak seluruh kader PDIP menjaga persatuan di bawah panji partai.

 

“Tetap bergerak di bawah panji PDI Perjuangan. Perkuat dukungan untuk Ibu Megawati, kobarkan semangat perjuangan,” pungkasnya.

Editor : Ading

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru