Kamis, 03 Sep 2026 16:50 WIB

Pelindo Petikemas Implementasikan Word Class Terminal Operating System (TOS) Nusantara di TPK Jayapura

World Class Terminal Operating System (TOS) Nusantara di TPK Jayapura.
World Class Terminal Operating System (TOS) Nusantara di TPK Jayapura.

selalu.id – Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) melanjutkan program transformasi yang telah dilakukannya semenjak merger Pelindo. Salah satu langkah strategis terbaru adalah digitalisasi dan sistemisasi dengan mengimplementasikan World Class Terminal Operating System (TOS) Nusantara di TPK Jayapura.

TOS Nusantara merupakan sistem operasi terminal peti kemas berstandar internasional yang secara bertahap akan diimplementasikan di seluruh terminal yang dikelola oleh SPTP. Penggunaan TOS Nusantara di TPK Jayapura ditandai dengan kegiatan bongkar muat KM. Flores Mas sebanyak 495 box (bongkar 221 box; muat 274 box) pada Sabtu (01/03/2025).

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas Widyaswendra menjelaskan bahwa TPK Jayapura merupakan terminal ke 13 dibawah SPTP Group yang berhasil mengimplementasikan TOS Nusantara, yang mana sebelumnya sudah diterapkan di T009 Priok, TPK Makassar, TPK Ambon, IPC TPK Pontianak, Makassar New Port, IPC TPK Palembang, TPK Belawan, IPC TPK Panjang, TPK Bitung, IPC TPK Teluk Bayur, IPC TPK Jambi, dan TPK Kupang.

Selain sudah berstandar internasional, sistem TOS Nusantara memiliki sejumlah keunggulan yang mendukung standarisasi dan sistemisasi terminal peti kemas menggunakan teknologi terkini. Sistem ini menggabungkan teknologi visualisasi 3D sehingga memberikan kemudahan dalam pengaturan kegiatan peti kemas baik di lapangan penumpukan maupun di atas kapal.

Widyaswendra menambahkan bahwa dengan implementasi TOS Nusantara, seluruh pergerakan petikemas dapat dimonitor secara real-time dan akan meningkatkan produktivitas terminal. Dengan begitu, jelas akan memperkuat kegiatan operasional TPK Jayapura yang sudah berbasis planning and control.

"Implementasi World-Class Terminal Operating System yaitu TOS Nusantara di TPK Jayapura akan mendukung standarisasi layanan peti kemas yang terintegrasi oleh PT Pelindo Terminal Petikemas. Selain itu, keberhasilan digitalisasi dan sistemisasi ini akan meningkatkan kemampuan SDM operasional terminal petikemas menuju world class sehingga dapat memberikan layanan terbaik kepada pengguna jasa dan efisiensi operasional, khususnya untuk membangun konektivitas di Indonesia Timur," papar Widyaswendra, Kamis (13/3/2025).

Kepala PT Temas Cabang Jayapura Fitra Haryadi menyebutkan manfaat langsung dengan TOS Nusantara ini pembuatan dokumen yang berisi informasi detail mengenai muatan peti kemas untuk kegiatan bongkar menjadi jauh lebih mudah daripada sebelumnya.

“Dengan TOS Nusantara ​​pembuatan Bayplan/Stowage Plan Occupied and Empty lebih mudah dibanding sistem sebelumnya. Proses ini kini lebih cepat dan lebih akurat, sehingga memudahkan operasional kami sebagai pelayaran yang menggunakan jasa bongkar muat SPTP," ungkapnya.

Menurut catatan, Fitra menambahkan, untuk bongkar muat sebanyak 495 box bisa selesai kurang dari 24 jam. Ia melihat masih ada beberapa ruang perbaikan agar sistem ini dapat digunakan secara optimal dan berharap pengoperasian TOS Nusantara di TPK Jayapura dapat mendukung operasional terminal menjadi lebih baik lagi.

Melalui program-program yang terus dijalankan oleh PT Pelindo Terminal Petikemas menunjukkan komitmen korporasi dalam kontribusinya memastikan kelancaran rantai pasok logistik di Indonesia bagian timur.

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Pesisir Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.