Kamis, 03 Sep 2026 15:14 WIB

Pelindo Regional 3 Catat Kinerja Positif di Tahun 2024, Optimis Berlanjut Tahun Depan

Pelindo Regional 3
Pelindo Regional 3

selalu.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berhasil menorehkan kinerja positif sepanjang tahun 2024.  Hingga November 2024,  tercatat pertumbuhan signifikan di berbagai sektor layanan kepelabuhanan, meliputi arus kapal, arus non-petikemas, dan arus penumpang.

Senior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 3, Karlinda Sari mengungkapkan, berdasarkan data konsolidasi hingga Desember 2024 menunjukkan peningkatan arus kapal sebesar 4 persen (yoy) mencapai 107.281 unit, atau setara dengan 425.296.951 GT (Gross Tonnage). 

Capaian ini melampaui target yang ditetapkan, mencapai 104 persen (yoy). Pertumbuhan positif juga terlihat pada arus non-petikemas yang mencapai 55.769.049 juta ton/m3, meskipun sedikit di bawah target dengan angka 99 persen (yoy).  Namun, sektor arus penumpang mencatatkan lonjakan signifikan, meningkat 116 persen (yoy) menjadi 5.431.974 juta orang. 

Arus peti kemas juga menunjukkan kinerja yang baik, mencapai 6.167.167 juta box atau 107 persen (yoy). Berbagai faktor berkontribusi terhadap keberhasilan ini.  Menurut Karlinda Sari,  standarisasi layanan pelabuhan, digitalisasi, dan integrasi layanan menjadi kunci utama peningkatan efisiensi dan produktivitas.

"Pertumbuhan ekonomi masyarakat juga turut mendorong peningkatan kinerja operasional," jelas Karlinda Sari kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Senin (3/3/2025).

Selain itu, pihaknya juga menyatakan optimisme Pelindo Regional 3 untuk mempertahankan tren positif ini hingga akhir tahun. Meski telah mencapai kinerja yang memuaskan, Pelindo Regional 3 tetap berkomitmen untuk meningkatkan layanan. 

Sejumlah rencana strategis telah disusun untuk memperkuat posisi perusahaan di masa mendatang. Dikatakannya, salah satu fokus utama adalah peningkatan kerja sama dengan BUMN dan swasta lainnya untuk memperluas jaringan dan kolaborasi.

Rencana strategis lainnya meliputi pengembangan bisnis kepelabuhanan, seperti pengembangan Barge Mounter Transfer Handling (BMTH), pembangunan jetty di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), penataan terminal Ro-Ro, dan percepatan digitalisasi layanan. 

"Standarisasi, integrasi, dan digitalisasi layanan menjadi fokus utama kami untuk peningkatan kinerja operasional," tegasnya lebih lanjut.

Dengan strategi yang komprehensif dan kinerja yang solid di tahun 2024, Pelindo Regional 3 siap menghadapi tantangan dan peluang di tahun mendatang dengan optimisme tinggi.  Keberhasilan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan efisiensi dan daya saing sektor kepelabuhanan di Indonesia.

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Gelar Program "Merdeka dari Emisi" untuk Truk Logistik di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.