Jumat, 05 Jun 2026 19:20 WIB

Pelindo Regional 3 Catat Kinerja Positif di Tahun 2024, Optimis Berlanjut Tahun Depan

Pelindo Regional 3
Pelindo Regional 3

selalu.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berhasil menorehkan kinerja positif sepanjang tahun 2024.  Hingga November 2024,  tercatat pertumbuhan signifikan di berbagai sektor layanan kepelabuhanan, meliputi arus kapal, arus non-petikemas, dan arus penumpang.

Senior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 3, Karlinda Sari mengungkapkan, berdasarkan data konsolidasi hingga Desember 2024 menunjukkan peningkatan arus kapal sebesar 4 persen (yoy) mencapai 107.281 unit, atau setara dengan 425.296.951 GT (Gross Tonnage). 

Capaian ini melampaui target yang ditetapkan, mencapai 104 persen (yoy). Pertumbuhan positif juga terlihat pada arus non-petikemas yang mencapai 55.769.049 juta ton/m3, meskipun sedikit di bawah target dengan angka 99 persen (yoy).  Namun, sektor arus penumpang mencatatkan lonjakan signifikan, meningkat 116 persen (yoy) menjadi 5.431.974 juta orang. 

Arus peti kemas juga menunjukkan kinerja yang baik, mencapai 6.167.167 juta box atau 107 persen (yoy). Berbagai faktor berkontribusi terhadap keberhasilan ini.  Menurut Karlinda Sari,  standarisasi layanan pelabuhan, digitalisasi, dan integrasi layanan menjadi kunci utama peningkatan efisiensi dan produktivitas.

"Pertumbuhan ekonomi masyarakat juga turut mendorong peningkatan kinerja operasional," jelas Karlinda Sari kepada selalu.id saat dikonfirmasi, Senin (3/3/2025).

Selain itu, pihaknya juga menyatakan optimisme Pelindo Regional 3 untuk mempertahankan tren positif ini hingga akhir tahun. Meski telah mencapai kinerja yang memuaskan, Pelindo Regional 3 tetap berkomitmen untuk meningkatkan layanan. 

Sejumlah rencana strategis telah disusun untuk memperkuat posisi perusahaan di masa mendatang. Dikatakannya, salah satu fokus utama adalah peningkatan kerja sama dengan BUMN dan swasta lainnya untuk memperluas jaringan dan kolaborasi.

Rencana strategis lainnya meliputi pengembangan bisnis kepelabuhanan, seperti pengembangan Barge Mounter Transfer Handling (BMTH), pembangunan jetty di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), penataan terminal Ro-Ro, dan percepatan digitalisasi layanan. 

"Standarisasi, integrasi, dan digitalisasi layanan menjadi fokus utama kami untuk peningkatan kinerja operasional," tegasnya lebih lanjut.

Dengan strategi yang komprehensif dan kinerja yang solid di tahun 2024, Pelindo Regional 3 siap menghadapi tantangan dan peluang di tahun mendatang dengan optimisme tinggi.  Keberhasilan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan efisiensi dan daya saing sektor kepelabuhanan di Indonesia.

Baca Juga: Kejar Operasional Rendah Emisi, TPK Semarang Terapkan Sistem GRK Internasional

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.