Rabu, 22 Jul 2026 23:06 WIB

Bayi Perempuan dan Surat Wasiat Ditemukan di Pinggir Jalan Tenggilis Surabaya

Penemuan bayi perempuan
Penemuan bayi perempuan

selalu.id – Sebuah penemuan mengejutkan terjadi di Surabaya. Seorang bayi perempuan ditemukan terlantar di pinggir Jalan Panjang Jiwo, Tenggilis Mejoyo, Minggu (19/1/2025) malam.  Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi sehat, lengkap dengan perlengkapan bayi dan sebuah surat wasiat dari orang tuanya.

Penemuan bayi ini pertama kali dilaporkan oleh seorang warga sekitar pukul 22.00 WIB.  Saat ditemukan, bayi tersebut terbungkus rapi dalam sebuah tas dan diletakkan di dekat sebuah pohon.  Di dalam tas, selain perlengkapan bayi seperti popok, susu, dan pakaian, juga terdapat sebuah surat.  Surat tersebut berisi pesan dari orang tua bayi yang memohon agar bayi tersebut dirawat dengan baik dan segera diimunisasi. 

Dalam surat wasiat tersebut juga tercantum tanggal lahir bayi, yaitu 28 Desember 2024. "Bayi itu ditemukan dalam keadaan sehat, terbungkus rapi.  Ada surat wasiat dari orang tuanya yang meminta agar bayinya dirawat dengan baik," ujar Sumidi, warga yang pertama kali menemukan bayi tersebut, Senin (20/1/2025).

Setelah ditemukan, bayi tersebut sempat dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.  Setelah dipastikan dalam kondisi sehat, bayi tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Tenggilis Mejoyo pada Senin (20/1/2025) siang.

Kanit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo, Ipda Oyong Abdillah, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut.  "Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi.  Namun, hingga saat ini belum ada informasi yang mengarah pada identitas orang tua bayi tersebut," jelas Ipda Oyong.

Ipda Oyong menambahkan, kondisi sekitar lokasi penemuan bayi pada malam hari memang sepi.  Hujan yang turun deras pada saat kejadian juga menyulitkan pencarian informasi lebih lanjut.  "Saksi-saksi yang kami mintai keterangan mengaku tidak melihat atau mendengar apapun yang mencurigakan," imbuhnya.

Polsek Tenggilis Mejoyo saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas orang tua bayi tersebut.  Sementara itu, bayi perempuan yang kini telah berusia kurang dari satu hari itu akan diserahkan ke Dinas Sosial Kota Surabaya untuk mendapatkan perawatan dan pengasuhan yang layak. 

Pihak kepolisian berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait kasus ini dapat segera melapor.  Kasus ini menjadi perhatian publik dan menimbulkan keprihatinan atas nasib bayi yang ditinggalkan orang tuanya.  Polisi berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi bayi malang tersebut.

Baca Juga: Atap Rumah Hilang Diterjang Hujan Angin di Tenggilis Surabaya, Warga Butuh Bantuan Terpal

Editor : Ading
Berita Terbaru

75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Program ini bertujuan memberikan perlindungan hukum bagi anak yatim piatu, anak terlantar, hingga anak yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.