Rabu, 22 Jul 2026 04:50 WIB

Pasar Induk Puspa Agro Terbengkalai, Bacagub Luluk Prihatin

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 11 Sep 2024 17:02 WIB
Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Luluk Nur Hamidah
Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Luluk Nur Hamidah

selalu.id - Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Luluk Nur Hamidah mengunjungi salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Timur Pasar Induk Agrobis (Pasar Puspa Agro) di Sidoarjo, Rabu (11/9/2024).

Di lokasi Puspa Agro Luluk menyempatkan diri untuk melihat kondisi bangunan serta sedikit berbincang-bincang dengan para pedagang. Namun, Luluk sedikit mengernyitkan dahi seakan tidak percaya dengan kondisi gedung yang diresmikan 2013 silam jauh dari orientasi awal dibangun.

Sebagai pasar induk yang target awal pembangunannya adalah bertaraf Asia Tengara, yang terjadi justru kini terbengkalai.

Ia menjelaskan Puspa Agro dibangun sebagai pasar induk bertaraf Asia Tenggara, memberi ruang kepada para petani, peternak untuk mengambil manfaat agar hasil produksinya gampang terjual sehingga menaikkan taraf perekonomian masyarakat yang nantinya akan berefek kepada kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jatim.

"Harusnya ini menjadi benar-benar tanggung jawab pemerintah provinsi. Dan saya menyayangkan gubernur yang tidak memberikan perhatian serius apa yang sudah pernah ditanam, tapi kemudian dibiarkan tidak berkembang, dibiarkan layu dan pelan-pelan mati ya. Sementara ini semua adalah uang rakyat," kata Luluk.

Sebagai salah satu BUMD Jatim keberadaan Puspa Agro sangat potensial untuk mengangkat perekonomian masyarakat Jatim. Pasalnya, di Jatim sendiri sudah dilengkapi infrastruktur pendukung yang menjadi penyokong utama perkembangan perekonomian Puspa Agro.

Banyaknya pelabuhan di Jatim menjadi keunggulan yang seharusnya dimanfaatkan Puspa Agro dalam pendistribusian barang produksi petani dan peternak. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar nasional.

"Nah sehingga kalau ini semuanya lancar ya pasti produktivitas dari masyarakat Jawa Timur juga akan semakin meningkat. Karena apa? Karena ada demand, ada kebutuhan dari wilayah-wilayah lain,"

Jika nantinya diberi kepercayaan memimpin Jawa Timur, lanjut Ning Luluk, pihaknya akan memberikan perhatian serius terhadap keberadaan Puspa Agro.

Ia tidak akan membiarkan bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 50 hektar ini terbengkalai dan memiliki nilai manfaat yang rendah.

"Mau tidak mau meskipun itu harus dengan anggaran, dengan usaha yang ekstra, ya kita harus hidupkan lagi gitu ya," ujarnya.

Penyabet penghargaan Bintang Maha Putri dari Kopri PB PMII ini pun mengaku kecewa atas perilaku pemerintah yang seakan tutup mata dengan kondisi Puspa Agro. "Intinya saya kecewa karena 5 tahun dibiarkan mangkrak," tegas  Luluk.

Menurutnya, Puspa Agro bukan hanya sekadar bangunan saja yang diambil dari APBD Jatim. Jauh dari itu, keberadaan Puspa Agro merupakan mode perekonomian yang memberikan harapan kepada hajat hidup orang banyak.

"Ini tentang manusia, tentang orang-orang yang dulu mereka bekerja di sini. Mereka menjadi bagian dari ekosistem dengan adanya puspa agro, tetapi kemudian dengan tidak diurusnya pasar induk yang sangat mahal ini, maka akhirnya kan juga memutus tadi ekosistem yang seharusnya bisa kita kuati dari hulunya sampai dengan hilirnya," pungkasnya.

Baca Juga: Luluk Tekankan Pentingnya Partisipasi Warga Jelang Pencoblosan di Jombang

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.