Rabu, 21 Okt 2026 23:40 WIB

Menangis hingga Kentut, Lucunya Reaksi Penonton Timnas saat Penalti Singapura

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 26 Des 2021 15:39 WIB
Asnawi saat menghampiri  Faris Ramli usai gagal mengeksekusi penalti
Asnawi saat menghampiri Faris Ramli usai gagal mengeksekusi penalti

selalu.id - Drama pertandingan antara Timnas Indonesia vs Singapura pada leg ke 2 Piala Suzuki AFF kemarin malam, Sabtu (25/12/2021) membuat jantung penonton ikut berolahraga. Selain aksi jual beli serangan, hujan kartu merah, serta beberapa peristiwa memicu penonton memunculkan reaksi unik.

Salah satu kejadian yang membuat penonton khususnya suporter Timnas Indonesia ikut terlarut dalam kepanikan adalah saat wasit asal Oman, Kassem Elhatmy memberikan hadiah penalti kepada kesebelasan Singapura pada menit ke 90+1, setelah Pratama Arhan dianggap melanggar Ikhsan Fandi di dalam kotak penalti. Situasi ini membuat Timnas Indonesia berada di ujung tanduk mengingat skor saat itu imbang 2-2 dan waktu sudah memasuki injury time.

Baca Juga: Potret Kemesraan Emil Audero, Pahlawan Timnas Indonesia saat Bersama Kekasihnya

Berbagai gaya unik suporter Timnas Indonesia melihat detik-detik eksekusi penalti yang dilakukan pemain Singapura, Faris Ramli ke gawang Nadeo Argawinata terangkum dalam sebuah video yang beredar melalui media sosial Youtube. Video berdurasi 6 menit 27 detik tersebut mempertontonkan rekaman para suporter Indonesia dari berbagai wilayah.

Video yang diunggah chanel Youtube Sahabat Timnas Indonesia tersebut memperlihatkan ekspresi penonton Indonesia dengan berbagai bahasa dan keunikan tersendiri. Ada seorang bocah yang terus menangis sambil berteriak "Indonesia.....Indonesia......negara kita," teriak bocah tersebut sambil memperhatikan layar televisi di ruang keluarga menantikan penalti dari Singapura.

Baca Juga: Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pemkab Nganjuk Pede Persenga Bangkit Tembus Liga 3

Reaksi tak kalah kocak ditunjukkan seorang pria pada menit ke 2.40 dalam video tersebut. Dengan mengomel menggunakan bahasa Sunda, pria tersebut kemudian mengarahkan pantatnya ke televisi dan kentut saat Faris Ramli hendak menendang bola ke gawang Indonesia. Terdengar jelas bunyi kentut pria tersebut dalam rekaman video. Tidak diketahui maksud dialog pria tersebut karena berbahasa Sunda. Namun, video tersebut diberi teks yang bertuliskan "Kentutnya bisa sampai ke Singapura ya, bikin Faris gak fokus," tulisnya.

Suasanan meledak ditunjukkan penonton Timnas Indonesia saat Kiper Nadeo Argawinata muncul sebagai pahlawan dengan memblok tendangan dari Faris Ramli. Teriakan bergemuruh yang menandakan kelegaan dari berbagai tempat dipertontonkan dalam video tersebut. Suasanan yang semula tegang menjadi pecah oleh riuh kegembiraan penonton.

Baca Juga: Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Emil Audero jadi Pahlawan!

Tak hanya penonton, Kapten Kesebelasan Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam juga menunjukan kegembiraan unik dengan mendatangi eksekutor penalti. Tak jelas apa yang diucapkan Asnawi, namun tindakan itu sempat membuat kontroversi dan memndapat protes dari pemain Singapura lainnya karena dianggap mengejek.

Aksi kocak para penonton tersebut tidak lepas dari keinginan kuat kesebelasan kebanggaanya untuk menang pada laga versus Singapura dan melenggang menuju final Piala Suzuki AFF 2020 yang digelar di Singapura. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.