Senin, 02 Feb 2026 11:23 WIB

Menparekraf Dorong Generasi Muda Perkuat Sektor Ekraf

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno

selalu.id - Dalam rangka mengakselerasi kebangkitan ekonomi dan memperluas lapangan kerja, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak generasi muda untuk turut aktif memperkuat sektor ekonomi kreatif (ekraf) Indonesia menyambut Indonesia Emas 2045.

Sandiaga mengatakan, generasi muda termasuk siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) harus meningkatkan potensi untuk berkontribusi aktif memajukan Indonesia, khususnya di sektor ekraf. Sehingga, mereka harus mempersiapkan diri dengan mengenyam pendidikan setinggi-tingginya.

"Mari kita kembangkan kreativitas dan inovasi dengan pemikiran kritis dan saya yakin kalian semua bisa berinovasi, mengasah kreativitas, dan mencapai kesuksesan, serta mampu menghadapi tantangan global," kata Sandiaga dalam keterangan tertulis yang diterima selalu.id, Jumat (26/7/2024).

Menparekraf Sandiaga juga berpesan agar generasi muda tidak melewatkan kesempatan untuk melanjutkan studi ke luar negeri. Oleh karena itu, ia mengapresiasi kolaborasi antara University of New South Wales (UNSW) College, Australia dengan PT. Unisadhuguna Education (USG Education) yang membuka kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan studinya ke luar negeri.

"Saya ingin mengingatkan kita semua bahwa peran pendidikan sangat krusial dan Jakarta Creative Day ini akan membuka potensi dan bakat para siswa dan kepada para gurunya orang tua, marilah bersama-sama mendukung membimbing anak-anak kita dalam perjalanannya menuju masa depan yang cemerlang," katanya.

Menurutnya, untuk meningkatkan potensi ekraf di Indonesia, diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terlatih dan berpendidikan. Apalagi pendapatan industri ekraf Indonesia menduduki peringkat tiga dunia setelah Amerika Serikat dan Korea Selatan. 

"Nilai tambah ekonomi kreatif kita sudah mencapai Rp1.400 triliun lebih dan berkontribusi pada sektor ekonomi hingga delapan persen. Jadi nilai ekspor ekonomi kreatif sudah mencapai hampir 24 miliar dolar AS di tahun 2023 dan 24 juta orang Indonesia bergantung pada industri dan ekonomi kreatif," ujar Sandiaga.

Sementara itu, Chief Executive Officer (CEO) UNSW College, Sarah Lightfoot, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi dengan USG Education dan dukungan Kemenparekraf dalam upaya meningkatkan kualitas SDM Indonesia. "Semoga kolaborasi ini ke depan bisa mencetak generasi terbaik dalam menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Sarah.

Sementara itu, Presiden Direktur PT USG Education, Adhirama G. Tusin, berpesan agar generasi muda senantiasa percaya diri dan berani mengambil risiko dalam berkarya. "Jadilah pembelajar sepanjang hayat, berani mengambil risiko, dan selalu percaya pada diri sendiri," tandas Adhirama.

Baca Juga: Sandiaga Uno Masuk Bursa Pilgub Jatim, PKB Jajaki Koalisi PPP?

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.